News

Wamen Kementerian Desa Puji Keindahan Pantai Sulamanda Kupang, Prospek Menjanjikan, Asalkan

Keindahan ini harus dipertahankan dan perlu pembenahan terkait kebersihan MCK, juga perbanyak atraksi budaya melalui festival

Wamen Kementerian Desa Puji Keindahan Pantai Sulamanda Kupang,  Prospek Menjanjikan, Asalkan
PK/Edi Hayong
Wamen Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi dan Direktur Jendral  PPMD, Taufik Madjid saat menjejakan kaki di Pantai Sulamanda, Rabu (18/12/2019)   

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Edy Hayong

POS KUPANG, COM, OELAMASI - Wakil Menteri (Wamen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi, memuji keindahan pantai wisata Sulamanda di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Keindahan ini harus dipertahankan dan perlu pembenahan terkait kebersihan MCK, juga perbanyak atraksi budaya melalui festival sehingga menjadi daya tarik wisatawan.

Pantauan Pos Kupang, Rabu (18/12/2019), kehadiran Wamen dan Dirjen didampingi Kadis PMD NTT, Sinun Petrus Manuk, diterima Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk; Ketua BPD, Yesayas Matheos Ndoen; Direktur BUMDes Ina Huk, Dance Dethan; Sekcam Kupang Tengah, Muskanan Folah.

Wamen Budi Arie Setiadi didampingi Direktur Jenderal PPMD, Taufik Madjid, di hadapan para undangan di kawasan Pantai Sulamanda, Rabu (18/12/2019), mengatakan, secara sepintas dirinya melihat area wisata Pantai Sulamanda merupakan potensi wisata sangat indah.

Objek wisata ini, kata Budi, harus terus dikembangkan dan dibenahi. Dia mencontohkan, walaupun sudah ada MCK tetapi masih sederhana. Para pendamping desa diharapkan berkomunikasi dengan pengelola BUMDes untuk merapikan dan membenahinya lebih baik lagi.

"Pendamping desa tolong dibantu agar MCK bisa dirapikan lagi. Wahana juga perlu ditambah. Jaga kebersihan pantainya. Saya gembira sekali melihat keindahan pantai Sulamanda," katanya.

Dia berjanji akan membantu pemerintah Desa Mata Air dengan pendanaan agar ke depan menciptakan program-program inovatif lainnya. Kawasan wisata ini harus dibuat lebih bagus agar dijadikan destinasi pariwisata.

"Semoga jejak kaki saya dan Pak Dirjen membawa keberuntungan bagi desa ini. Saya minta perbanyak atraksi budaya dengan gelar festival. Ini kan bisa memantik para tamu dari Jakarta atau darerah lain bisa datang melihat sesuatu yang indah di Sulamanda ini," pesan Wamen Budi.

Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk, mengatakan, dana desa yang diperoleh desanya sejak 2017-2019. Pada tahun 2019 dialokasikan dana desa ke BUMDes sebesar Rp 250 juta.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved