Amankan Jarahan Korupsi Ende

Pengembalian Uang Korupsi Tidak Dilakukan Sekaligus

Meskipun berhasil mengamankan uang dari tindak pidana korupsi namun pihak Kejaksaan Negeri Ende tidak sekaligus mengamankan uang senilai Rp 83

Pengembalian Uang Korupsi Tidak Dilakukan Sekaligus
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kasi Pidsus Kejari Ende, Tony Aji 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE—Meskipun berhasil mengamankan uang dari tindak pidana korupsi namun pihak Kejaksaan Negeri Ende tidak sekaligus mengamankan uang senilai Rp 833 Juta namun secara bertahap sesuai dengan kasus yang terjadi.

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso SH MH mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com melalui Kasi Pidsus, Tony Aji, Rabu (18/12/2019) di Ende.

Kejari Ende Jangan Tembang Pilih Usut Korupsi

Tony Aji mengatakan bahwa nilai yang sebesar Rp 833 Juta tersebut adalah merupakan akumulasi dari proses pengembalian dari para tersangka sepanjang tahun 2019.

“Tidak sekaligus yang kita amankan namun merupakan akumulasi dari pengembalian tindak pidana korupsi selama tahun 2019,”kata Tony.

Tony Aji merincikan uang tindak pidana korupsi senilai Rp 833 Juta masing-masing berasal dari pengembalian oleh tersangka kasus PNPM Mandiri di Kecamatan Kota Baru sebesar Rp 260 Juta dan juga kasus PDAM Ende sebesar Rp 338 Juta dan kasus dana desa di Desa Mole, Kecamatan Ndori sebesar Rp 235 Juta.*)

Kasi Pidsus Kejari Ende, Tony Aji
Kasi Pidsus Kejari Ende, Tony Aji (POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS)
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved