Bayi Laki-laki dari Tersangka ONT Asal Nifukani, Amanuban Barat, TTS Alami Kenaikan Berat Badan

Si Bayi laki-laki dari tersangka ONT asal Nifukani, Amanuban Barat, TTS alami kenaikan berat badan

POS-KUPANG.COM/Dok Polsek Takari
Bayi laki-laki malang yang dibuang ibu kandungnya, ONT di Dusun Hapil, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. 

Si Bayi laki-laki dari tersangka ONT asal Nifukani, Amanuban Barat, TTS alami kenaikan berat badan

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Bayi laki-laki yang dilahirkan tersangka, ONT warga asal Desa Nifukani, Amanuban Barat, TTS mengalami kenaikan berat badan.

Bayi yang sejak ditemukan di sawah Dusun Hapil, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang itu, ketika dilahirkan dengan berat badan 2,9 kilogram, saat ini sudah 3 kilogram atau Naik 1 ons.

Pilkada Manggarai Barat, DPD PAN Masih Evaluasi Nama-nama Bakal Calon yang Sudah Mendaftar

Kapolsek Takari, IPDA Arifin Abdurahman,S.H menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang, Kamis (12/12/2019).

Arifin mengatakan, dari laporan polisi nomor : LP/K/32/XII/2019/Res Kupang/Sek Takari/NTT.tanggal 9 Desember 2019, pihaknya telah melaporkan perkembangan kasus penemuan bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya di dusun Hapit, Desa Noelmina.

Polres Lembata Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak Bawah Umur

Berdasarkan hasil pulbaket yang dilakukan oleh Kapolsek Takari bersama anggota diperoleh informasi bahwa pelaku pembuang bayi adalah warga kab. TTS yang masih mempunyai hubungan keluarga dengan warga yang tinggal di sekitar TKP.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tersebut kemudian dirinya bersama anggota menuju Kabupaten TTS untuk melakukan pencarian terhadap terduga pembuang bayi tersebut.

"Saya bersama anggota berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres TTS terkait kasus pembuangan bayi ini. Setelah itu bersama anggota Polsek Takari dan anggota buser Polres TTS menuju rumah terduga pembuang bayi yang terletak di Desa. Nifukani RT 014/RW 003, . Amanuban Barat dan menemui Kepala Desa Nifukani dan langsung menuju rumah terduga pembuang bayi," terang Arifin.

Setelah sampai di rumah terduga pembuang bayi, kata Arifin, kemudian dilakukan interogasi singkat terkait masalah pembuangan bayi. Kemudian dirinya bersama tim membawa terduga pembuang bayi bersama dengan saksi yang mengantar pada saat terduga pelaku melakukan persalinan di dusun Hapit Desa Noelmina.

"Bayi korban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dengan keadaan umum berat badan bayi pada saat masuk rumah sakit : 2,9 kilogram dan saat ini sudah 3 kilogram atau naik 1 ons. Tapi mengalami Bengkak di mata kanan, mengalami Kemerahan di belakang telinga kanan dan mengalami Bengkak dan kemerahan di telapak dan jari tangan kiri," jelas Arifin.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved