Breaking News:

Video Viral Buang Ludah di Lembata

Pelaku Video Viral Buang Ludah Sudah Ditangkap Polisi Kapolres Lembata Harap Warga Tak Lagi Resah

Pelaku video viral buang ludah sudah Ditangkap Polisi Kapolres Lembata harap warga tak lagi resah

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kapolres Lembata AKBP Janes Simamora dan Kasat Reskrim Iptu Komang Sukamara sedang memberikan keterangan media perihal kasus video viral pemuda membuang ludah ke dalam wadah garam di salah satu warung makan di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Rabu (11/12/2019) 

Pelaku video viral buang ludah sudah Ditangkap Polisi Kapolres Lembata harap warga tak lagi resah

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Kapolres Lembata AKBP Janes Simamora berharap warga tidak lagi menyebarkan video pemuda yang membuang ludah ke dalam sebuah wadah garam di sebuah warung makan di Kota Lewoleba melalui media sosial. Dia juga berharap warga tidak lagi merasa resah karena pelaku sudah ditangkap.

Melalui konferensi pers yang digelar di Polres Lembata, Rabu (11/12/2019), Kapolres Janes berharap masyarakat juga tidak perlu merasa resah karena pelaku juga sudah ditangkap.

Kapolres Lembata Harap Warganet Tak Lagi Sebarkan Video Viral Buang Ludah

Pihak Polres Lembata memastikan aksi pelaku video viral membuang ludah ke dalam sebuah mangkuk garam di salah satu warung di Kota Lewoleba itu bukan bertujuan untuk menyebarkan penyakit tertentu.

Kapolres Lembata AKBP Janes Simamora mengatakan setelah pelaku diciduk pihaknya memang langsung berkoordinasi dengan bagian kesehatan untuk memastikan apakah pelaku terinveksi penyakit menular atau tidak.

Kapolres Janes, menuturkan pelaku dikenai Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku.

Liburan Natal dan Tahun Baru, Sejumlah Kamar Hotel di Kota Kupang Mulai Dipesan

"Setelah diamankan, kita sudah periksa kesehatan apakah dia ada terjangkit penyakit atau tidak dan dia
tidak mengidap penyakit HIV/Aids dan Hepatitis B," kata Kapolres Janes yang didampingi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Komang Sukamara dalam sesi jumpa pers di Kantor Polres Lembata, Rabu (11/12/2019).

Lebih lanjut menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku aksinya ini adalah keinginan dia sendiri tanpa ada suruhan dari kawan atau orang tertentu. Aksinya ini pun bukan untuk menyebarkan penyakit menular secara sengaja.

Dengan adanya jumpa pers ini, Kapolres Janes berharap masyarakat tidak lagi merasa resah dengan adanya postingan video yang semakin lama semakin menyebar kemana-mana.

"Saya berharap setelah press rilis ini, tidak ada lagi penyebaran video tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi bertanya-tanya," tegasnya.

Dia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran bagi masyarakat karena melanggar undang-undang.

Baru-baru ini publik dikejutkan dengan adanya video viral seorang remaja melakukan tindakan tidak terpuji di dalam sebuah warung makan.

Di dalam video berdurasi 30 detik tersebut, sebelum menyantap makanan, remaja bertato tersebut membuang ludah ke dalam sebuah wadah garam.

Kemudian, dia mengambil sebuah wadah tusuk gigi, mencabut salah satunya untuk membersihkan giginya dan memasukkan lagi bekas tusuk gigi itu ke dalam wadahnya.

Video ini pun kemudian tersebar luas melalui media sosial dan diketahui direkam di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata pada Rabu (4/12/2019). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved