Gara-gara Ulah Dua Selingkuhannya Karir Direktur CIA Ini Hancur Berantakan, Istri Sah Cuma Tersenyum

Gara-gara Ulah Dua Selingkuhannya Karir Direktur CIA Ini Hancur Berantakan, Istri Sah Cuma Tersenyum

Gara-gara Ulah Dua Selingkuhannya Karir Direktur CIA Ini Hancur Berantakan, Istri Sah Cuma Tersenyum
ist
Gara-gara Ulah Dua Selingkuhannya Karir Direktur CIA Ini Hancur Berantakan, Istri Sah Cuma Tersenyum 

Gara-gara Ulah Dua Selingkuhannya Karir Direktur CIA Ini Hancur Berantakan, Istri Sah Cuma Tersenyum

POS-KUPANG.COM - Gara-gara Ulah Dua Selingkuhannya Karir Direktur CIA Ini Hancur Berantakan, Istri Sah Cuma Tersenyum

Kisah perselingkuhan sering diikuti dengan kekacauan dalam kehidupan, entah kehidupan pelaku perselingkuhan maupun kehidupan orang di sekitarnya, baik rumah tangga maupun kariernya.

Hal itu pula yang terjadi pada mantan Direktur CIA, David Petraeus.

Orangtua Korban Pemukulan Desak Oknum Anggota Polsek Kodi Bangedo Diproses Hukum

Bangkai KM Shimpo Belum Dievakuasi, Kapal Pelni Tetap Masuk Lewoleba

Ardy Blazer Peletak Dasar Suksesnya Kornelis Kwangu Langu di SEA Games Philipina 2019

FBI secara tidak sengaja menemukan masalah yang berakhir dengan pengunduran diri Direktur CIA Jenderal David Petraeus. 

David Petraeus mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur CIA pada Jumat, 9 November 2012 setelah mengakui bahwa dia melakukan perselingkuhan di luar nikah.

Sedang istri sah Petraeus adalah Holly Knowlton Petraeus yang dinikahinya pada tahun 1974.

Awalnya, FBI menyelidiki surat elektronik (surel) dari pacar gelap Petraeus terhadap seorang wanita lain, yang juga diam-diam berhubungan asmara dengan Petraeus.

Paula Broadwell (40), mantan tentara perempuan, adalah kekasih gelap Petraeus dan juga penulis buku biografi Petraeus.  

Broadwell, seorang ibu rumah tangga dan punya dua anak, mengetahui ada perempuan lain yang menjadi pesaingnya dalam merebut hati Petraeus. 

Perempuan ini adalah wanita lain, yang bukan istri resmi Petraeus. 

Perselingkuhan itu terungkap karena Broadwell telah mengirim email yang mengganggu dan di bawah kendali 'Kelley Patrol', kepada Jill Kelley.

Ardy Blazer Peletak Dasar Suksesnya Kornelis Kwangu Langu di SEA Games Philipina 2019

HUT ke 25, Kopdit Pintu Air Benahi Sistem Pelayanan Dengan Terapkan HRM

Berbahaya Untuk Kesehatan! Selain Mie Instan, 5 Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Setiap Hari

Pelaku Video Viral Buang Ludah Sudah Ditangkap Polisi Kapolres Lembata Harap Warga Tak Lagi Resah

Email itu berisi peringatan kepada Kelley untuk menghentikan perilaku yang tidak pantas terhadap Petraeus dan perwira militer lainnya.

Pesan-pesan tak menyenangkan juga dikirimkan ke mantan komandan kedua Petraeus di MacDill, Jenderal John R. Allen, yang berisi peringatan untuk waspada terhadap "penggoda" Tampa, seperti dikutip dari townandcountrymag.com.

Jill Kelley, perempuan lain berusia 37 tahun dan sudah menikah, menerima ancaman dari Broadwell.

Isinya agar Kelley menjauh dari Petraeus.

Karena diancam dan ketakutan, Kelley meminta perlindungan terhadap FBI. Inilah awal terbongkarnya skandal Petraeus.

Pada hari-hari berikutnya, Petraeus, Allen, Broadwell, Kelley, dan seorang agen FBI lokal bernama Frederick W. Humphries II, yang diminta oleh Kelley untuk menyelidiki masalah ini, dihadapkan pada pengawasan media yang intens.

Orangtua Korban Pemukulan Desak Oknum Anggota Polsek Kodi Bangedo Diproses Hukum

Bangkai KM Shimpo Belum Dievakuasi, Kapal Pelni Tetap Masuk Lewoleba

Ardy Blazer Peletak Dasar Suksesnya Kornelis Kwangu Langu di SEA Games Philipina 2019

Berbahaya Untuk Kesehatan! Selain Mie Instan, 5 Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Setiap Hari

TransNusa Buka Rute Penerbangan Kupang-Tambolaka

Kapolres Lembata Harap Warganet Tak Lagi Sebarkan Video Viral Buang Ludah

Penyebabnya adalah rincian informasi dari perselingkuhan keluar.

Petraeus mengaku ia membocorkan informasi rahasia kepada Broadwell.

Hubungan mereka dimulai dengan studi kasus dan menjadi lebih intim ketika Broadwell mulai mengerjakan biografinya.

Berikut ini adalah timeline kasus yang menimpa David Petraeus hingga menghancurkan kariernya, seperti melansir Usa Today:

- Musim semi 2006

Broadwell bertemu Petraeus di Universitas Harvard di mana dia memberikan pidato tentang pengalamannya di Irak dan Broadwell adalah seorang mahasiswa pascasarjana.

- Oktober 2008

Petraeus ditunjuk sebagai kepala Komando Pusat AS, yang berbasis di Pangkalan Angkatan Udara MacDill di Tampa. Dia bertemu Jill Kelley di sana ketika Kelley dan suaminya menghadiri acara sosial dengan Petraeus.

- 2008

Broadwell memulai studi kasus tentang kepemimpinan Petraeus. Pada kunjungan ke Washington, Petraeus mengundang Broadwell bergabung dengannya dan timnya untuk berlari di sepanjang Potomac.

- 30 Juni 2010

Ardy Blazer Peletak Dasar Suksesnya Kornelis Kwangu Langu di SEA Games Philipina 2019

HUT ke 25, Kopdit Pintu Air Benahi Sistem Pelayanan Dengan Terapkan HRM

Kapolres Lembata Harap Warganet Tak Lagi Sebarkan Video Viral Buang Ludah

TransNusa Buka Rute Penerbangan Kupang-Tambolaka

Selain PNR Gundik Ari Askhara Ini 4 Gundik yang Punya Kuasa Bak Ratu Tapi Hidupnya Berakhir Tragis

Senat membenarkan Petraeus sebagai komandan perang di Afghanistan. Selama tahun berikutnya, Broadwell memperluas penelitiannya ke dalam biografi resmi, dan dia melakukan beberapa perjalanan ke Afghanistan dengan akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke jenderal dan komandannya.

- 6 September 2011

Petraeus memulai perselingkuhan dengan Broadwell, menurut pensiunan Kolonel Angkatan Darat Steve Boylan.

- 24 Januari 2012

Biografi Broadwell, All In: The Education of David Petraeus, dirilis.

- Mei 2012

Kelley mulai menerima email yang mengganggu. FBI mulai menyelidiki.

- Musim Panas 2012

Agen FBI menentukan jejak email mengarah ke Broadwell dan mengungkap bukti perselingkuhan antara Petraeus dan Broadwell serta berbagi informasi rahasia.

- Juli 2012

Perselingkuhan antara Petraeus dan Broadwell berakhir, menurut Boylan.

- Oktober 2012

Setelah penyelidikan, agen FBI menghadapi Petraeus di kantornya. Petraeus membantah berbagi informasi rahasia.

- 9 November 2012

Petraeus mengundurkan diri dari CIA setelah Presiden Obama diberitahu sehari sebelumnya tentang perselingkuhan dan investigasi FBI.

Petraeus menandatangani formulir yang mengatakan ia tidak memiliki bahan rahasia.

- April 2013

FBI menyita delapan binder materi rahasia dalam pencarian di rumah Petraeus 'Arlington, Va., Tempat dia menyimpannya di laci meja yang tidak terkunci.

- 3 Maret 2015

Orangtua Korban Pemukulan Desak Oknum Anggota Polsek Kodi Bangedo Diproses Hukum

Bangkai KM Shimpo Belum Dievakuasi, Kapal Pelni Tetap Masuk Lewoleba

Ardy Blazer Peletak Dasar Suksesnya Kornelis Kwangu Langu di SEA Games Philipina 2019

HUT ke 25, Kopdit Pintu Air Benahi Sistem Pelayanan Dengan Terapkan HRM

Berbahaya Untuk Kesehatan! Selain Mie Instan, 5 Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Setiap Hari

Petraeus mencapai kesepakatan dengan jaksa federal untuk mengaku bersalah atas tuduhan pelanggaran ringan karena kesalahan penanganan bahan rahasia.

- 23 April 2015

Petraeus dinyatakan bersalah di pengadilan federal di Charlotte, NC. (*)

Artikel ini telah tayang di https://intisari.grid.id/read/031950090/kedua-gundiknya-saling-cemburu-hingga-lakukan-hal-tak-terpuji-direktur-cia-ini-kehilangan-jabatannya-rahasianya-terbongkar-oleh-fbi-lewat-surat-ini?page=all

Editor: maria anitoda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved