Kapal Tenggelam di Lembata

Ini Cerita Awak Kapal Sebelum KM Shimpo Tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba

Ini cerita awak kapal sebelum KM Shimpo tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba, Lembata

Ini Cerita Awak Kapal Sebelum KM Shimpo Tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba
POS-KUPANG.COM/ist
Kapal tenggelam di Lembata 

Ini cerita awak kapal sebelum KM Shimpo tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba, Lembata

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Anak Buah Kapal (ABK) KM Shimpo, Tegar Kelana mengisahkan detik-detik tenggelamnya kapal pengangkut semen tersebut sekitar pukul 18.00 Wita pada Selasa (10/12/2019).

Menurut Tegar, pada Pukul 16.54 Wita, KM SHIMPO 16 selesai melaksanakan bongkar muatan semen sebanyak 143 ton dari total muatan 1700 ton.

VIDEO Detik-Detik Kapal Tenggelam di Lembata, Angkut Semen, 16 Awak Kapal Selamat

Menurutnya, pada pukul 17. 40 Wita KM Maju 8 dengan sarat muatan akan melaksanakan tender ke KM SHIMPO 16 dengan manuver olah gerak haluan.

Lokasi tenggelamnya KM Shimpo di Pelabuhan Laut Lewoleba jadi tontonan warga Lewoleba, Selasa (10/12/2019)
Lokasi tenggelamnya KM Shimpo di Pelabuhan Laut Lewoleba jadi tontonan warga Lewoleba, Selasa (10/12/2019) (POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo)

"Bagian kiri KM Maju 8 akan merapat ke lambung KM SHIMPO 16 setelah dekat saya menerima tali buangannya akan tetapi KM Maju 8 karena sarat muatan mengalami laju sehingga menurunkan janggar untuk mengurangi kecepatan akan tetapi upaya tersebut tidak berhasil sehingga haluan/bulbus KM Maju 8 menabrak lambung depan bagian kanan KM SHIMPO 16," tutur pria asal Jawa Tengah tersebut di Kantor Pol Air Pelabuhan Laut Lewoleba, Selasa malam.

Ini Kronologi KM Shimpo Tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba

"Begitu kapal tertabrak dan tahu kapal kemasukan air saya teriak, 'kapal ketabrak..lari...lariii....kemasi barang," tuturnya.

Kapal tenggelam di Lembata
Kapal tenggelam di Lembata (POS-KUPANG.COM/ist)

Sepuluh menit setelah kapal mengalami kebocoran, kapal naas tersebut tenggelam di pelabuhan.

Sebuah Kapal pengangkut semen bernama KM Shimpo tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba sekitar pukul 18.00 Wita pada Selasa (10/12/2019) petang.

Kapten kapal dan sejumlah awak kapal lainnya saat ini sedang diperiksa di Kantor Pol Air Pelabuhan Lewoleba.
Kapal berkapasitas 1700 ton tersebut tersebut sandar di pelabuhan pada pukul 07.30 Wita.

Sularjo (47), awak kapal naas tersebut menjelaskan KM Shimpo mengangkut semen dari Kota Makasar. Di Pelabunan Lewoleba kapal ini ditabrak Kapal Motor Maju sehingga oleng dan tenggelam. "Kemungkinan bocor bawah. KM Maju sudah lego jangkar sekitar 70 meter tapi masih laju," ungkapnya.

KM Shimpo bermuatan 1700 ton dan yang belum dibongkar sekitar 1557 ton. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Hingga pukul 19.45 Wita, warga memenuhi lokasi kejadian untuk melihat bangkai kapal yang tenggelam. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved