TRIBUN WIKI: Mengenal Rumah Adat Orang TTS, Rumah Bulat atau Ume Khubu Cerita Bimbo Missa

TRIBUN WIKI: Mengenal Rumah Adat Orang TTS, rumah bulat atau Ume Khubu Cerita Bimbo Missa

TRIBUN WIKI: Mengenal Rumah Adat Orang TTS, Rumah Bulat atau Ume Khubu Cerita Bimbo Missa
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Salah satu rumah bulat yang di Kabupaten TTS

TRIBUN WIKI: Mengenal Rumah Adat Orang TTS, rumah bulat atau Ume Khubu Cerita Bimbo Missa

POS-KUPANG.COM | SOE - Masyarakat Kabupaten TTS memiliki bentuk rumah adat yang unik. Rumah adat di TTS berbentuk bulat, dengan atap rumah berbahan alang-alang dan dinding dari bambu yang dibelah. Rumah adat orang TTS biasanya masih berlantai tanah.

Bimbo Missa, salah seorang warga TTS mengatakan, rumah bulat atau Lopo atau Ume Khubu biasanya digunakan sebagai Lopo, Balai Kearifan Suku Timor dan gudang makanan.

Muhamad Faisal Meneteskan Air Mata Cerita Warga Selamatkan Diri dengan Pakaian di Badan

Sesuai dengan namanya, rumah ini berbentuk bulat, tapi ada juga yang bentuknya bulat lonjong.

Menariknya, jika dari kejauhan, rumah ini tidak terlihat seperti rumah, hanya terlihat seperti tumpukan alang-alang.

"Rumah bulat ini jika dari kejauhan atau jika kita lihat dari atas, hanya seperti tumpukan alang-alang. Namun ketika dari dekat, barulah kita sadar jika tumpukan alang-alang itu ternyata rumah bulat," ungkap Bimbo.

Begini Cerita Saksi Mata Saleha Haji Muhamad Melihat Api di Atas Bubungan Rumah

Pintu rumah bulat lanjut Bimbo sangat pendek, hanya berkisar 1 meter tingginya. Sehingga untuk masuk ke dalam rumah bulat kita harus menunduk.

Rumah bulat tidak memiliki jendela maupun sekat. Rumah bulat hanya memiliki satu ruangan. Lantai rumah biasanya masih berlantai tanah.

"Rumah bulat ini sangat unik, tidak ada jendela maupun sekat. Hal inilah yang membuat suasana dalam rumah bulat sangat gelap, baik siang maupun malam hari," ujar Bimbo.

Karena hanya memiliki satu ruangan dikatakan Bimbo, semua aktivitas seperti tidur, makan bahkan memasak, dilakukan dalam satu ruangan. Selain sebagai tempat tinggal, rumah bulat juga digunakan sebagai tempat pengawetan bahan pangan. Asap dari tungku dapur merupakan kunci utama dari pengawetan makanan di dalam rumah bulat.

Kemajuan jaman dan teknologi saat ini, membuat masyarakat Kabupaten TTS perlahan sudah mulai meninggalkan rumah bulat. Rumah bulat umumnya hanya digunakan untuk menyimpan bahan pangan.

Padahal, jaman dulu, rumah bulat tidak hanya dijadikan tempat tinggal tetapi juga tempat berlindung dari musuh saat perangan antar suku maupun melawan penjajah.

Pintunya yang dibuat pendek bertujuan untuk menyulitkan musuh masuk ke dalam rumah. Begitu pun dengan tidak adanya jendela pada rumah bulat menyulitkan musuh untuk memantau keberadaan penghuni rumah.

Tak hanya itu, bentuk rumah bulat yang tertutup biasanya digunakan untuk menghangatkan tubuh pada saat musim dingin.

Tak hanya itu, pada saat musim kemarau, jika suhu di luar sedang panas, rumah bulat menjadi salah satu tempat dimana kita bisa mendapatkan kesejukan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved