Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Bos BUMN Tidak Menyalahgunakan Wewenang

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto minta bos BUMN tidak menyalahgunakan wewenang

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Bos BUMN Tidak Menyalahgunakan Wewenang
KOMPAS.com/Devina Halim
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia ( PDIP), Hasto Kristiyanto, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (8/12/2019). 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto minta bos BUMN tidak menyalahgunakan wewenang

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan para direktur Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) untuk tidak menyalahgunakan wewenangnya dengan berperilaku hidup mewah-mewahan.

"Berbagai perilaku yang tidak sejalan dengan membangun korporasi yang sehat tersebut, seharusnya tidak boleh dilakukan," ungkap Hasto di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (8/12/2019).

Putra Sulung Jokowi Gibran Maju di Pilkada Wali Kota Solo, Gerindra Angkat Bicara

Menurut dia, BUMN merupakan alat negara untuk mencapai tujuan bernegara dalam berbagai aspek.

Apalagi, BUMN bergerak di industri yang bernilai strategis bagi kehidupan orang banyak. Maka dari itu, Hasto mengingatkan supaya para petinggi BUMN mengedepankan azas profesionalitas dalam menjalankan tugasnya.

"Di dalam pelaksanaan, manajemen korporasinya harus mengkedepankan aspek profesionalitas untuk mencapai kinerja, baik dalam perspektif keuangan, internal growth, kemudian perhatian terhadap customer," tutur dia.

Hindari Truk Mogok Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, 5 Tewas

Diketahui, baru-baru ini publik digemparkan peristiwa penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Atas tindakannya itu, Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Ari Askhara sebagai Dirut Garuda Indonesia.

Adapun barang-barang tersebut terbilang memiliki harga yang mahal. Untuk Harley Davidson klasik tipe Shovelhead keluaran tahun 1972 berkisar Rp 800 juta dan sepeda beremerek Brompton berkisar Rp 30 juta-80 juta.

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Ari sendiri tercatat sebesar Rp 37.561.339.665.

Data tersebut berdasarkan laporan hasil kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) milik Ari tertanggal 28 Maret/Periodik-2018. (Kompas.com/Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekjen PDI-P Minta Bos BUMN Tidak Hidup Mewah-mewahan",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved