Pasien Batu Ginjal Bisa Bernapas Lega, RS Siloam Kupang Hadirkan ESWL

Para Pasien Batu Ginjal Bisa Bernapas Lega, Rumah Sakit Siloam Kota Kupang Hadirkan ESWL

Pasien Batu Ginjal Bisa Bernapas Lega, RS Siloam Kupang Hadirkan ESWL
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Media Gathering Penanganan Batu Ginjal Tanpa Pembedahan, Rabu (4/12/2019). 

Para Pasien Batu Ginjal Bisa Bernapas Lega, Rumah Sakit Siloam Kota Kupang Hadirkan ESWL

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Berdasarkan data dari IAUI (Ikatan Ahli Urologi Indonesia), pada tahun 2018 kasus tersering di antara kasus urologi di Indonesia adalah kasus batu, yang mana secara epidemiologi, kasus ini terjadi ada pria : wanita = 3:1; puncak insiden pada usia 40 - 50 tahun.

Dari data yang didapatkan oleh dr Eric S Hutauruk, Sp.U, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (8/12/2019), selama tiyq tahun di RSU Siloam Kupang (2016 - 2019), ada tiyq kasus terbesar yang sering ditemukan - yaitu Batu Saluran Kemih, Pembesaran Prostat, dan Penyempitan Uretra.

Guna Mengoptimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Hal ini didukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh dr Eric dan tim pada tahun 2017 - yang mana rata - rata kandungan kalsium di air tanah NTT diatas batas rekomendasi dari WHO - yaitu 75 mg/L.

Untuk Kota Kupang sendiri kadar kalsium untuk air tanahnya bisa mencapai 123.46 mg/L.

Widyastuti: Hubungan Seks Sejenis Antar-lekaki Jadi Sebab Penularan HIV Meningkat di Jakarta

dr Eric menjelaskan untuk keluhan batu saluran kemih sendiri pada awalnya terjadi gejala bisa seperti nyeri pinggang yang bisa menjalar sampai ke selangkangan, buang air kecil berdarah, atau pernah mengalami kencing keluar batu atau berpasir.

Golden standart menurut EAU (European Association of Urology) sendiri untuk batu saluran kemih bisa ditegakkan dengan CT Scan Urologi.

Untuk terapi batu saluran kemih ada bermacam - macam - tergantung diameter batu dan letak batu disaluran kemih yang mana.

Berdasarkan IAUI (Ikatan Ahli Urologi Indonesia) tahun 2018; Untuk batu Ginjal ukuran lebih dari > 20 mm maka tindakan yang direkomendasikan adalah PCNL (Percutaneous Nephrostomy Litothripsy), RIRS (Retrograde Intrarenal Surgery), SWL (Shock Wave Lithotripsy) dan operasi terbuka.

Batu ginjal ukuran 10-20 mm disarankan RIRS, SWL, PCNL. Dan batu ginjal < 10 mm maka SWL menjadi pilihan utama.

Berdasarkan panduan IAUI hampir semua diameter batu bisa dilakukan dengan teknik SWL.

Untuk kasus batu jika menggunakan SWL sendiri, rangkaian terapinya dapat bersifat multisesi dan bisa kombinasi dengan tindakan Endoscopy Urology lainnya dan dikenal sebagai "sandwich therapy".

"Di RSU Siloam Kupang sendiri pelayanan urologi sudah dimulai dari sejak April tahun 2016, awalnya dimulai dengan operasi terbuka, kemudian pada Desember masih ditahun yang sama operasi Endoscopy Urology mulai dilakukan (contohnya seperti tindakan URS Lithotripsy dan TURP - Operasi kerok prostat).
Pada tahun 2017 - 2019 sudah dilakukan secara rutin operasi Endoscopy Urology, Urethral Reconstruction, dan diakhir tahun ini Siloam mendatangkan mesin ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) keluaran terbaru dan tercanggih sampai saat ini. Tim Urology nya juga sudah bertambah - pada awal tahun 2019 dr.Firman,Sp.U telah bergabung dengan RSU Siloam Kupang," terangnya.

RSU Siloam sendiri mengharapkan dengan kehadiran mesin ESWL ini, banyak pasien yang akan bisa lebih tertolong - terutama untuk pasien - pasien yang takut akan tindakan operasi terbuka.

Selain itu menurut dr.Eric lagi, ESWL ini mempunyai kelebihan selain tindakannya tanpa sayatan bedah, yaitu bisa untuk kasus batu ginjal dan batu ureter, painless, bisa dilakukan dirawat jalan dan dirawat inap - tentunya sesuai dengan indikasi medis yang sedang dialami oleh pasien, tidak perlu puasa pasiennya, dan terapinya bisa multisesi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved