Uskup Atambua dan Bupati Malaka Tekankan Pendidikan

kemampuan dan kecakapan hidup itu sangat penting agar pekerja tidak muda ditipu oleh para penjaring tenaga kerja.

Uskup Atambua dan Bupati Malaka Tekankan Pendidikan
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Malaka, dr.Stef Bria Seran, MPH 

Uskup Atambua dan Bupati Malaka Tekankan Pendidikan

POS-KUPANG.COM| BETUN--Keuskupan Atambua menyelenggarakan rekoleksi kategorial adventus di wilayah Dekenat Malaka yang berpusat di Aula Dekenat Malaka di Betun. Rekoleksi ini berlangsung selama tiga hari terhitung Senin (2/12/2019).

Rekoleksi yang mengangkat tema umum "Gereja Migran Perantau: Tuhan Berjalan Bersama Kita" ini dipimpin Uskup Atambua, Mgr Dominikus Saku, Pr dan pemateri utama adalah Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr mengatakan, para pekerja
asal Malaka yang mencari kerja ke daerah lain bahkan ke luar negeri mesti dibekali dengan pendidikan. Karena lewat pendidikan, seseorang dapat memiliki kecakapan hidup. Bila dikaitakan dengan migran pekerja, kemampuan dan kecakapan hidup itu sangat penting agar pekerja tidak muda ditipu oleh para penjaring tenaga kerja.

Mencermati fakta di lapangan, banyak warga Malaka yang juga umat keuskupan Atambua mencari kerja di daerah lain, bahkan sampai ke luar negeri.

Ada warga yang berangkat mencari kerja karena sudah mengetahui pekerjaan tersebut dan dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan ketrampilan yang dimilikinya. Tetapi juga ada warga yang berangkat mencari kerja hanya karena tertarik pada iming-iming kehidupan sukses serta tergoda dengan kisah sukses yang dibuat-buat oleh mafia tenaga kerja.

Fakta seperti ini bisa diminimalisir lewat pendidikan agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup. Dengan pendidikan yang cukup para migran pekerja dapat mengetahui secara baik antara cerita benar dan cerita modus seperti diiming-iming upah yang besar dan kemudahan-kumudahan lainnya.

Selain pendidikan formal, Uskup juga mengharapkan adanya Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai tempat untuk melatih ketrampilan bagi para calon tenaga kerja.

Hal senada diutarakan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, M.PH saat memberikan materi rekoleksi kategorial hari kedua yang pesertanya adalah Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA dan pengelola PAUD se Kabupaten Malaka, Selasa (3/12/2019).

´┐╝Menurut Bupati Stef, salah satu upaya untuk mengatasi masalah pekerja adalah lewat jalur pendidikan. Saat dibangku sekolah anak-anak sudah dibekali dengan pengetahuan yang luas agar peserta didik memiliki kemampuan yang bagus.

Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan peran dari guru-guru di sekolah untuk mendidikan anak-anak sekolah agar mereka bisa membedakan hal yang baik dan hal yang tidak baik supaya tidak mudah tertipu.

Selain itu, pemerintah dan gereja harus bersinergi untuk mengatasi persoalan migran dengan meningkatkan ketahanan rumah tangga dari semua aspek.

Menurut Bupati Stef, Pemerintah Kabupaten juga berkewajiban membuka lapangan kerja bagi warganya dengan mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas/Adv).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved