Megawati Sebut Jokowi Tega Padanya, 'Kok Kebangetan Ya', Curhatan Ibunda Puan Maharani Terkait BPIP

Megawati Soekarnoputri Sebut Jokowi Tega Padanya, 'Kok Kebangetan Ya', Curhatan Ibunda dari Puan Maharani Terkait BPIP

Megawati Sebut Jokowi Tega Padanya, 'Kok Kebangetan Ya', Curhatan Ibunda Puan Maharani Terkait BPIP
KOMPAS.com/PUSPA PERWITASARI
Presiden kelima RI Megawati Soekarno Puteri (kanan) dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (ketiga kiri) tiba di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019). 

Megawati Soekarnoputri Sebut Jokowi Tega Padanya, 'Kok Kebangetan Ya', Curhatan Ibunda dari Puan Maharani Terkait BPIP

POS-KUPANG.COM |  JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) Megawati Soekarnoputri berbagi cerita bagaimana ketika dirinya diangkat menjadi Ketua Dewan Pengarah BPIP oleh Presiden Jokowi.

Ketika itu Megawati yang juga Ibunda dari Puan Maharani ini mengaku sedang berada di luar negeri. Dia mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Di perbincangan tersebut, Megawati diminta menjadi Ketua Dewan Pengarah BPIP.

"Saya waktu itu sedang di luar negeri. Lalu ditelepon oleh Setkab diminta untuk jadi ketua dewan pengarah. Yang saya langsung bilang ke Pak Pramono, kenapa saya Pram? Saya berdua sudah seperti saudara," ungkapnya di sela-sela acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Megawati sempat berpikir Presiden Jokowi sangat tega memilih dirinya yang merupakan mantan Presiden kelima menjadi Ketua Dewan Pengarah BPIP.

Tapi pada akhirnya Megawati menyanggupi permintaan menjadi Ketua Dewan Pengarah demi ideologi Pancasila.

"Beliau (Jokowi) yang memilih, kok beliau kebangetan ya. Saya ini kan pensiunan presiden ke-5 kok diturunkan ke unit kerja. Tapi karena ini itu untuk sebuah ideologi bangsa ya saya terima, saya tidak tahu teman-teman saya siapa," katanya.

Sampai pada akhirnya Megawati merasa senang karena ‎jabatan di Dewan Pengarah di BPIP diisi para tokoh-tokoh bangsa.

Beberapa diantaranya kini "naik kelas" seperti Ma'ruf Amin yang menjadi Wakil Presiden dan Mahfud MD yang menjadi Menkopolhukam.

Hingga kini, pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD belum ada. Megawati meminta Jokowi segara menunjuk tokoh penggantinya.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved