Bupati Sumba Barat Daya, Mutasi Pejabat Kewenangan Bupati Bukan Tim Sukses

telah menetapkan program kerja 100 hari semenjak dilantil menjadi bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya periode 2019-2024.

Bupati Sumba Barat Daya, Mutasi Pejabat Kewenangan Bupati Bukan Tim Sukses
POS KUPANG/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete bersama ketua tim penggerak PKK SBD, Margareta Tatik Wuryaningsih dan mantan Ketua Tim Penggerak PKK SBD yang kini menjadi anggota DPR RI, Ratu Ngadu B.Wulla, S.T pada acara serah terima pengurus tim pengerak lama ke tim penggerak pkk sbd yang barubdi rumah jabatan bupati SBD, Jumat (29/11/2019). 

Bupati Sumba Barat Daya, Mutasi Pejabat Kewenangan Bupati Bukan Tim Sukses

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete menegaskan mutasi para pejabat lingkup.pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya adalah kewenangan bupati dan bukan tim sukses.

Karena itu, ia meminta para pejabat pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya baik pejabat eselon II, III, IV dan lainnya bekerjalah dengan baik dan melupahkan desas desus mutasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Menurutnya, tugas tim sukses sudah selesai dengan terpilihnya bupati dan wakil bupati Sumba Barat Daya periode 2019-2024 dr.Kornelius Kodi Mete-Marthen Christian Taka, S.IPem.

Dan kini, keduanya adalah bupati dan wakil bupati seluruh masyarakat Sumba Barat Daya. Karena itu, marilah kita semua, bersatu padu mendukung pemerintahan yang ada demi membawa Sumba Barat Daya ke depan lebih maju.

Lupakanlah semua perbedaan yang terjadi selama proses politik berlangsung dan mari bergandengan tangan membangun Sumba Barat Daya ke depan lebih maju.

Saat ini, bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete-Marthen Christian Taka, S.IPem telah menetapkan program kerja 100 hari semenjak dilantil menjadi bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya periode 2019-2024.

Karena itu tunjukanlah kinerja masing-masing organisasi perangkat daerah, dan buatlah perubahan bagi kemajuan daerah ini.

Demikian pesan yang disampaikan Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi.Mete di Tambolala, SBD, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku, mutasi baru terlaksana setelah enam bulan resmi memimpin daerah ini. Dengan demikian, mutasi baru terlaksana pada bulan Pebruari-Maret 2020 mendatang.

Untuk itu, ia menghimbau para pejabat lingkup pemerintahan kabupaten Sumba Barat Daya memanfaatkan waktu yang tersedia untuk melakukan perubahan berarti bagi pembangunan Sumba Barat Daya. Jangan salahkan saya, bila saya memutasi anda. Sebab salah satu point pertimbangan adalah kinerja pejabat bersangkutan.

Bupati Kornelius Kodi Mete juga membantah mutasi yang akan dilakukannya bukan berdasarkan unsur suka tidak suka tetapi murni untuk kebutuhan organisasi demi mendukung kelancaran pelaksanaan program kerja bupati dan wakil bupati Sumba Barat Daya peridoe 2019-2024 dengan program tujuh jembatan emas.

Kabar Sedih Mulan Jameela, Sang Putri Tumbang hingga Masuk Rumah Sakit, Istri Ahmad Dhani Sibuk

Incaran 5 Besar Melemah, Pelatih Persib Bingung Permainan Maung Bandung Kalah dari Persela Lamongan

Sebagai seorang pemimpin membutuhkan staf yang mumpuni demi mengeksekusi program kerja tujuh jembatan emas.

Ia membutuhkan staf yang mumpuni agar terjadi loncatan membangun Sumba Barat Daya ke depan lebih maju. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved