Bupati Sumba Barat Daya Ingatkan Kades Hentikan Kejahatan Kelolah Dana Desa

berdasarkan laporan yang diterima, banyak kepala desa mengelolah dana desa tidak sesuai harapan masyarakat

Bupati Sumba Barat Daya Ingatkan Kades Hentikan Kejahatan Kelolah Dana Desa
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat Daya , dr.Kornelius Kodi Mete 

Bupati Sumba Barat Daya Ingatkan Kades Hentikan Kejahatan Kelolah Dana Desa

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete meminta para kepala desa menghentikan modus kejahatan mengelolah dana desa. Jangan membuat program kerja asal-asalan dengan dalil memenuhi aspirasi rakyat yang sesungguhnya adalah upaya memperkaya diri sendiri dan kelompoknya.

Karena itu, mulai saat ini, hentikan kejahatan seperti itu dengan memperbaiki program dan meluruskan perencanaan program kerja yang tidak betul menjadi betul.

Sebagai bupati Sumba Barat Daya, demikian dr.Kornelius Kodi Mete, memberikan waktu enam bulan untuk para kepala desa dan seluruh jajarannya untuk memperbaikinya. Selanjutnya, bupati akan meminta aparat penegak hukum melakukan proses hukum terhadap para kepala desa yang tidak mau memperbaiki kesalahan mengelolah dana desa.

Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete menyampaikan hal itu di Tambolaka, SBD, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, banyak kepala desa mengelolah dana desa tidak sesuai harapan masyarakat

Tujuannya, kata Kornelis, pemerintah  menggelontorkan dana desa miliaran rupiah ke desa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat desa. Karena itu semenjak perencanaan hingga pelaksanaan program harus melibatkan masyarakat.

Hal itu berarti rakyat terlibat mulai perencanaan program kerja desa juga hingga pelaksanaan program kerja tersebut.

Dengan demikian, lanjutnya, dana desa tidak keluar tetapi bergulir dalam desa melalui upah yang diterima warga dalam mengerjakan program kerja desa itu. Dengan demikian terjadi peningkatakan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu tidak benar, bila para kepala desa lebih senang memproyekan program desa dengan iming-iming mendapatkan fee yang besar dari kontraktor tertentu.

Untuk itu, Bupati Kodi Mete meminta para kepala desa jangan memprogramkan pembangunan jalan desa saja. Bahkan jalan desa yang sudah dibangun diprogramkan lagi.

Menurut Bupati Kodi Mete, masih banyak program desa yang kalau direncanakan dengan baik dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat desa.

13 Kabupaten Jadi Pernilaian Ombudsman, Belu Dapat Predikat Kepatuhan Tertinggi Kotak Masuk

Peremuan Yazidi yang Diculik dan Diperkosa Anggota ISIS Bertemu Pemerkosanya, Ini Reaksi Pelaku

Andre Rosiade Anak Buah Prabowo Bikin Luhut Binsar Panjaitan Marah Besar: Nanti Saya Tumbuk Mulutnya

Saat ini, banyak desa memprogramkan jalan menuju kampung. Kenapa mesti jalan, apakah tidak ada kegiatan desa lainnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved