Teknologi Tepat Guna Diperkenalkan di Desa Cireng

Rencananya pelatihan tersebut dilaksanakan selama 2 haridari tanggal 3-4 Desember 2019 di Aula Kantor Desa Cireng.

Teknologi Tepat Guna Diperkenalkan di Desa Cireng
POS KUPANG/ARIS NINU
Pemerintah Desa Cireng, Kecamatan Satar Mese Utara, Manggarai, Senin (3/12/2019) pagi menyelenggarakan pelatihan pengenalan Teknologi Tepat Guna Pertanian kepada 40 petani dari 3 Dusun yaitu Dusun Cireng, Perang dan Lala. 

Teknologi Tepat Guna Diperkenalkan di Desa Cireng

POS-KUPANG.COM|RUTENG--Pemerintah Desa Cireng, Kecamatan Satar Mese Utara, Manggarai, Senin (3/12/2019) pagi menyelenggarakan pelatihan pengenalan Teknologi Tepat Guna Pertanian kepada 40 petani dari 3 Dusun yaitu Dusun Cireng, Perang dan Lala.

Rencananya pelatihan tersebut dilaksanakan selama 2 haridari tanggal 3-4 Desember 2019 di Aula Kantor Desa Cireng.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Desa Cireng pada saat diadakannya Bursa Inovasi Desa oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai tahun 2018 di Aula Katedral Ruteng.

Pelatihan tehnolgoi Tepat Guna ini, menurut Vitus Dabut, Kepala Desa Cireng didanai oleh Dana Desa dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa Cireng (APBDes) tahun 2019.

Dalam sambutannya Vitus menjelaska, teknologi tepat guna yang akan diperkenalkan kepada peserta adalah cara pembuatan bokashi plus yang menggunakan bahan baku lokal seperti limbah pertanian, kotoran ternak dan daun-daun hijau.

Pemerintah Desa Cireng, lanjut Vitus, pada pelatihan tersebut menghadirkan 2 orang narasumber dari Yayasan Ayo Indonesia yang akan melatih petani tentang melek keuangan, manfaat limbah pertanian untuk media tanam dan pupuk, dan terakhir memperaktekkan cara membuat bokashi plus menggunakan arang sekam.

Lebih lanjut, Vitus mengatakan, pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh petani di Desa Cireng sebab bahan baku cukup tersediay sebagian besar warga Desa Cireng di 3 dusun memiliki ternak sapi, kerbau, kambing dan babi.

“Potensi inilah yang mendorong kami Pemerintah Desa dan Masyarkat Desa Cireng pada Musyawarah Pembangunan Desa bersepakat menganggarkan dana desa tahun 2018 untuk pelatihan pembuatan pupuk bokashi sebagai salah satu teknologi tepat guna atau teknologi inovatif,” ungkap Vitus yang telah 6 tahun menjadi Kepala Desa Cireng.

Pada akhir sambutannya, Vitus mengharapkan Ayo Indonesia melakukan pendampingan terhadap petani yang ikut pelatihan ini agar tehnologi yang diajarkan dapat ditindaklanjuti dalam usaha sayur-sayuran. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ayo Indonesia yang mengajarkan petani tentang cara buat Bokashi semoga dengan pupuk ini, tanah kering yang kurang subur di Desa Cireng menjadi lebih produktif di masa mendatang.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved