Kejari TTU Limpahkan Berkas Perkara dan Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa Manamas

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah melimpahkan berkas perkara kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dana

Kejari TTU Limpahkan Berkas Perkara dan Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa Manamas
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kajari TTU, Bambang Sunardi, S.H.,M.H 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah melimpahkan berkas perkara kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dana desa di Desa Manamas, Kecamatan Bikomi Nilulat ke pengadilan tipikor di Kupang.

Selain menyerahkan berkas perkaranya, Kejari TTU juga telah melimpahkan berkas dua tersangka dalam kasus tersebut ke pengadilan tipikor.

"Sudah kami limpahkan berkas perkara dan tersangka pada hari Senin kemarin," ungkap Kejari TTU Bambang Sunardi kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Selasa (3/12/2019).

Bambang mengungkapkan, pihaknya melimpahkan berkas perkara korupsi tersebut setelah merampungkan pemberkasan terhadap kasus tersebut.

Diberitakan media ini sebelumnya, Kepala Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Maksimus Elu ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU pada, Selasa (15/10/2019).

Maksimus Elu ditahan bersama dengan salah seorang tersangka lainnya bernama Maksimus Elu Bobo, yang berperan sebagai bendahara desa di desa itu.

Ledakan di Monas, Ini Agenda Kapolda Metro dan Pangdam Jaya buat Konferesi Pers Hari Ini

Keduanya ditahan oleh jaksa karena diduga kuat terlibat dalam sejumlah proyek di desa tersebut. Sejumlah proyek itu dikerjakan melalui dana desa pada tahun anggaran 2017 dan 2018.

Kasi Pidsus Kejari TTU, Noven Bulan mengungkapkan, sebelum dilakukan penahanan, pihaknya melakukan pemeriksaan serta penetapan tersangka terlebih dahulu kepada keduanya.

"Hari ini keduanya kita tetapkan tersangka, kemudian kita lakukan pemeriksaan, dan langsung tahan selama 20 hari kedepan ditingkat penyidikan," ungkap Noven kepada Pos Kupang saat dtemui di Kantor Kejari TTU, Selasa (15/10/201).

Noven mengatakan, penahanan terhadap kedua orang tersangka itu dilakukan karena keduanya sudah tiga kali mangkir dari panggilan jaksa dan tidak kooperatif dalam memberikan keterangan.

"Sehingga hari ini yang bersangkutan datang, kita lakukan pemeriksaan dan langsung lakukan penahanan kepada tersangka agar dapat memudahkan kita dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," tegasnya. (mm)

Keterangan Gambar: POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/Kejari TTU, Bambang Sunardi.

Area lampiran

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved