Datang di Perbatasan, Anggota DPR RI, Kristiana Muki Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Datang di perbatasan, Anggota DPR RI Kristiana Muki sosialisasi Empat pilar kebangsaan

Datang di Perbatasan, Anggota DPR RI, Kristiana Muki Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Kristiana Muki, S.Pd., M.Si 

Datang di perbatasan, Anggota DPR RI Kristiana Muki sosialisasi Empat pilar kebangsaan

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR) Republik Indonesia (RI) Kristiana Muki, S.Pd, M.Si melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada warga di wilayah perbatasan antara negara Indonesia dan Timor.

Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem tersebut melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada sekitar 150 orang masyarakat yang ada di Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU. Kegiatan tersebut dilakukan di Kantor Camat Noemuti, Jumat (29/11/2019).

Ini Total Nilai APBD Ende TA 2020

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut anggota DPR Kristiana Muki, Bupati Kabupaten TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, Anggota DPRD Provinsi NTT, Dolvianus Kolo, dan Anggota DPRD Kabupaten TTU Arnol Rusae, serta masyarakat di kecamatan Noemuti.

Usai melakukan kegiatan sosialisasi, anggota DPR RI Kristiana Muki mengungkapkan bahwa sudah menjadi tugas dan kewajiban dirinya sebagai anggota DPR sekaligus anggota MPR untuk terus melakukan sosialisasi terkait dengan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.

BPS Ende Mengukuhkan Diri Sebagai Terbaik Seluruh NTT

"Dan kali ini merupakan kali pertama bagi saya melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di Kecamatan Noemuti ini. Dan kedepan pasti akan melakukan sosialisasi lagi kepada ssmua masyarakat di tempat yang lain," ungkapnya.

Kristiana mengatakan, dalam memberikan sosialisasi dirinya menyampaikan empat poin yang sudah termaktub dalam empat pilar kebangsaan tersebut diantaranya Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Jadi keempat poin itu yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat ditingkat bawah sehingga apa yang kita sampaikan sekarang kita harap ada penyampaian lanjutan juga dari masyarakat yang datang pada hari ini kepada warga yang lain," terangnya.

Kristiana mengatakan, tujuan kegiatan sosialisasi itu dilakukan supaya dapat memasyarakatkan empat pilar kebangsaan tersebut kepada masyarakat. Dengan begitu masyarakat dapat memahami dengan benar empat pilar kebangsaan tersebut.

"Ini juga sebagai satu langkah antisipasi atas masuknya paham radikalime yang saat ini sedang merong-rong kehidupan bangsa kita. Sehingga paham apapun yang masuk, masyarakat sudah tidak goyah lagi. Karena memang nilai dasar empat pilar kebangsaan itu sudah terpatri di dalam kehidupan masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes dalam sambutannya lebih menekankan kepada pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Bupati TTU dua periode tersebut, semangat gotong royong merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia yang sudah diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu semangat tersebut harus dapat dihidupkan kembali. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved