Terima Suap Rp 12 Juta, Tersangka Pengatur Skor Persikasi vs Perses Sumedang Diancam 5 Tahun Penjara

Terima suap Rp 12 juta, tersangka Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang diancam 5 tahun penjara

Terima Suap Rp 12 Juta, Tersangka Pengatur Skor Persikasi vs Perses Sumedang Diancam 5 Tahun Penjara
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo di Mabes Polri, Sabtu (16/2/2019). 

Terima suap Rp 12 juta, tersangka Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang diancam 5 tahun penjara

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Tersangka kasus tindak pidana pengaturan skor (match fixing) pertandingan Sepak Bola Liga 3 antara Persikasi Bekasi dan Perses Sumedang menerima uang suap sebesar Rp 12 juta.

Ketua Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo mengatakan, saat ini polisi masih mendalami aliran uang suap terhadap para tersangka.

Rapat di Komisi II DPR, Tito Karnavian Sampaikan Solusi Kekurangan Anggaran Blanko e-KTP

"Nominal angkanya kurang lebih Rp 12 juta. Tapi intinya ini sering dilakukan dan masih pendalaman per orang dapat berapa. Wasit utama yang menerima nanti akan dibagi ke perangkat wasit, asisten wasit, pembantu wasit, dan pengawas," kata Hendro di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

Hendro mengungkapkan, uang suap itu digunakan untuk memanipulasi skor pertandingan Persikasi Bekasi versus Perses Sumedang. Sehingga, Persikasi Bekasi dapat bertanding di Liga 2 Indonesia.

Diketahui, pertandingan antara dua klub itu berlangsung pada 6 November 2019 lalu di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Jawa Barat.

Jelang Natal dan Tahun Baru Polri Ingatkan Ancaman Pidana bagi Pedagang Timbun Bahan Pokok

Hasilnya Persikasi Bekasi unggul dengan skor 3-2. Baca juga: Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang, Wasit hingga Anggota PSSI Jadi Tersangka.

"Tentunya pengaturan skor ini modus operandinya, saya sampaikan terjadi penawaran, terjadi suap, pemberian uang dan terjadi pengaturan skor. Harapannya Persikasi Bekasi menang, maka akan naik ke Liga 2 Indonesia," ujar Hendro.

Sebelumnya diketahui, Satgas Antimafia Bola menangkap enam tersangka tindak pidana suap atau pengaturan skor (match fixing) pertandingan Sepak Bola Liga 3 antara Persikasi Bekasi dan Perses Sumedang.

Tersangka pertama berinisial DS yang merupakan wasit utama pertandingan antara Persikasi dan Perses Sumedang.

Selanjutnya, polisi menangkap tiga tersangka lainnya yang berasal dari manajemen Persikasi Bekasi, yakni BT, HR, dan SH.

Kemudian, polisi kembali menangkap seorang perantara berinisial MR dan anggota bagian perwasitan asosiasi provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat berinisial DS.

Keenam tersangka dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 55 KUHP. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara. (Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tersangka Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang Terima Suap Rp 12 Juta untuk Tanding di Liga 2",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved