STIKOM Uyelindo Kupang Gelar Seminar Nasional Inovasi Dilan Dalam Pengembangan Pariwisata

ekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komu

STIKOM Uyelindo Kupang Gelar Seminar Nasional Inovasi Dilan Dalam Pengembangan Pariwisata
istimewa
Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi SEMMAU 20 dengan tema Inovasi 'Dilan' Dalam Pengembangan Pariwisata Di Era Revolusi 4.0, Sabtu, (23/11/2019) di Hotel Aston Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Fransiska Mariana

POS-KUPANG.COM-KUPANG-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi SEMMAU 20 dengan tema Inovasi 'Dilan' Dalam Pengembangan Pariwisata Di Era Revolusi 4.0. Seminar berlangsung pada Sabtu, (23/11/2019) di Hotel Aston Kupang. DILAN adalah akronim dari Digital Melayani.

Dalam press release yang diterima POS-KUPANG.COM, seminar dihadiri oleh 400 peserta termasuk 31 pemakalah dari seluruh Indonesia. Ketua STIKOM Uyelindo Kupang Marinus I. J. Lamabelawa, M.Cs., mengungkapkan bahwa seminar nasional tersebut menjadi kegiatan penting sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah dalam pengembangan pariwisata NTT, dengan mempersiapkan SDM yang handal di dunia digital.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wayan Darmawa  yang mewakili Gubernur NTT mengatakan ada 21 destinasi wisata yang masuk dalam program pengembangan. "Sehingga dibutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat terutama dalam dunia pendidikan berbasis IT untuk mensinergikan inovasi DILAN dalam pengembangan pariwisata di era revolusi 4.0."

Sementara itu, menurut Prof. Daniel D. Kameo, SE., M.A., Ph.D, industri parawisata adalah industri yang pelayanannya mutlak harus tanpa kesalahan. Misalnya, tempat parawisata akan sering dikunjungi karena adanya suguhan pelayanan yang sempurna tanpa ada kesalahan. "Untuk itu dibutuhan inovasi-inovasi DILAN untuk mendukung pengembangan pariwisata di era revolusi 4.0 menjadi lebih baik dan lebih maju," sambungnya.

Hal senada disampaikan Prof. Daniel H. F. Manongga, M.Sc., Ph.D. Ia menjelaskan bahwa kemajuan IT sudah sangat pesat dengan adanya inovasi-inovasi pengembangan IT dengan sentuhan sistem cerdas atau artificial intelegenci. Oleh karena itu, DILAN (Digital Melayani) menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam pengembangan pariwisata Indonesia khususnya NTT.

Seminar nasional tersebut dihadiri oleh para undangan diantaranya staf khusus Gubernur, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, SKPD Rote Ndao, SKPD Sumba, SKPD Kota Kupang, dan SKPD Kabupaten Kupang. Para pemakalah yang hadir diantaranya berasal dari Yogyakarta, Bogor, Kalimantan, Jakarta dan daerah lainnya. Selain memperoleh ilmu, para peserta diberi motivasi oleh para pembicara untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk DILAN dengan peluang dan pembangunan Parawisata khususnya di NTT . Panitia pelaksana atau LP3M STIKOM Uyelindo juga menyediakan boot pameran produk DILAN dalam parawisata hasil karya mahasiswa STIKOM Uyelindo Kupang. Kurang lebih ada 15 aplikasi yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut. (cr1)

Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi SEMMAU 20 dengan tema Inovasi 'Dilan' Dalam Pengembangan Pariwisata Di Era Revolusi 4.0, Sabtu, (23/11/2019) di Hotel Aston Kupang. 

 
 

Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi SEMMAU 20 dengan tema Inovasi 'Dilan' Dalam Pengembangan Pariwisata Di Era Revolusi 4.0, Sabtu, (23/11/2019) di Hotel Aston Kupang.
Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi SEMMAU 20 dengan tema Inovasi 'Dilan' Dalam Pengembangan Pariwisata Di Era Revolusi 4.0, Sabtu, (23/11/2019) di Hotel Aston Kupang. (istimewa)

 

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved