News
Warga Kondamara Sumba Timur Menderita, 18 Rumah Diobrak-abrik Angin Kencang, Ini Korbannya
Delapan belas rumah warga Desa Kondamara, Kecamatan Lewa, Sumba Timur, rusak diterjang angin kencang disertai hujan dan petir, Minggu (24/11/2019).
Penulis: Robert Ropo | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Robert Ropo
POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Delapan belas rumah warga Desa Kondamara, Kecamatan Lewa, Sumba Timur, rusak diterjang angin kencang disertai hujan dan petir, Minggu (24/11/2019) siang, pukul 14.30 Wita.
Bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kondamara juga rusak.
Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Martina D Jera, ST, Selasa (26/11/2019) pagi, memerincikan dari 18 rumah yang rusak, lima unit rusak berat, lima rusak sedang, sembilan rusak ringan.
Martina mengatakan, akibat bencana itu tangan seorang anak berusia sekitar 12 tahun keseleo terkena gordin rumah saat rumah ambruk.
Martina menambahkan, warga yang rumahnya rusak berat diarahkan mengungsi ke rumah tetangga dan keluarga terdekat. Sementara warga lainnya membangun rumah darurat sebagai tempat tinggal sementara.
Martina menyebut warga yang rumah berat yakni Umbu Ngodu Liwar, Yohanes Pindingara, Yohanis Renggi Tay, Lakar Enda dan Yohanes Njuruhapa.
Rumah rusak sedang milik Lu Pindingara, Benyamin Balla Njurumana, Yonathan Hota Kilimandu, Daniel Kowodu Ndamayelu dan SMPN 2 Kondamara.
Rumah rusak ringan milik Herman Umbu Munggul, Simon Pati Ndamung, Kalendi Wawu, Ance Kondameha, Pdt. Yosua Maramba Ama, Aser Hambapulu, Ferdinan Kale, Banja Oru Hama dan Hiwa Radamuri. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bangunan-rumah-milik-warga-yang-rusak.jpg)