Sudah Tiga Ribu Pelamar CPNS Lembata, Formasi Kedokteran Tak Ada Peminat

Hingga Senin (25/11/2019) malam, Pelamar CPNS Kabupaten Lembata sudah menyentuh angka 3026 pelamar

Sudah Tiga Ribu Pelamar CPNS Lembata, Formasi Kedokteran Tak Ada Peminat
pos kupang.com, frans krowin
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lembata, Patris Ujan saat konsultasi dengan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur (kiri) di Kuma Resort baru-baru ini. 

Sudah Tiga Ribu Pelamar CPNS Lembata, Formasi Kedokteran Tak Ada Peminat

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Hingga Senin (25/11/2019) malam, Pelamar CPNS Kabupaten Lembata sudah menyentuh angka 3026 pelamar. Namun dari jumlah ini, tak ada peminat untuk formasi kedokteran di Kabupaten Lembata.

"Posisi sama seperti yang kemarin. Formasi yang kosong hanya kedokteran," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lembata, Patris Ujan, ketika dikonfirmasi, Selasa (26/11/2019).

Patris mengatakan pengumuman seleksi administrasi akan dilakukan pada 16 Desember 2019. Sementara itu, dia berharap pengumpulan berkas masih dibuka sampai paling lambat 10 Desember 2019.

Dari ribuan pelamar ini belum ada satu pun yang mendaftar untuk jalur formasi dokter spesialis dan dokter gigi. Sedangkan dokter umum baru ada satu orang yang melamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lembata, Patris Ujan menyebutkan fenomena kekosongan pelamar pada jalur formasi kedokteran ini sudah lazim terjadi sejak dulu setiap kali ada seleksi CPNS di Lembata.

"Ini jadi lagu lama untuk Lembata," kata Patris di ruang kerjanya, Jumat (22/11/2019)

Menurut Patris pelamar mulai membludak di Kantor BKD Lembata sejak Kamis kemarin dan berkas yang sudah diverifikasi sampai Kamis malam sudah sebanyak 985 pelamar. Kebanyakan pelamar juga datang dari Kabupaten Flores Timur karena di sana tidak dibuka formasi untuk guru dan tenaga medis.

"Kita kelimpahan berkat karena mau menampung teman-teman yang dari Flotim di sini. Ini kalau boleh dibilang 50:50, setengah bagian dari Flotim. Tahun lalu sampai penutupan kita hanya 1500-an. Dari jumlah ini berarti sampai dengan 200 berkas tidak memenuhi syarat. Kalau sampai dari ini sudah 2066 pelamar maka saya bisa bilang ini 50:50, karena masih ada tiga hari lagi. Pendaftaran tutup tanggal 24 November 2019. Tiga hari ini bisa 500-600 lagi," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan secara garis besar ada kesamaan seleksi tahun lalu dan tahun ini. Namun, ada syarat khusus seperti peserta tahun lalu yang sudah lolos passing grade tetapi tidak dinyatakan lulus maka seleksi CPNS tahun ini mereka jadi prioritas utama dan bisa saja mereka tidak perlu mengikuti seleksi kompetisi dasar.

"Dan ini terbuka untuk seluruh Indonesia. Mungkin kemarin dia tes di Jakarta dan lolos passing grade lalu tahun ini ada formasinya maka dia masih bisa ikut di sini, makanya teman-teman daerah harus bisa bersaing di kompetensi bisang," sebut Patris.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved