Siswi SMP di TTU Diduga Disetubuhi

Soal Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur di TTU, Ternyata Korban dan Pelaku Berstatus Pacaran

Setelah mengambil keterangan, kata Tatang, korban mengatakan bahwa dirinya dengan pelaku masih bersatatus pacaran.

net
ilustrasi perkosaan anak 

Soal Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur di TTU, Ternyata Korban dan Pelaku Berstatus Pacaran

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Kasat Reskrim Polres TTU AKP. Tatang Prajitno Panjaitan mengungkapkan, bahwa pihak penyidik sudah mengambil keterangan terhadap korban terkait dugaan kasus persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi di Kecamatan Mutis.

Setelah mengambil keterangan, kata Tatang, korban mengatakan bahwa dirinya dengan pelaku masih bersatatus pacaran.

"Benar keduanya masih pelajar, korban pelajar SMP, dan pelaku pelajar SMA. Keduanya berstatus pacaran," ungkap Tatang kepada Pos Kupang melalui sambungan telepon, Selasa (26/11/2019).

Diberitakan sebelumnya, salah seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali menjadi korban pemerkosaan.

Kali ini, yang menjadi korban pemerkosaan yakni seorang siswi yang berumur 14 tahun berinisial AA. Korban AA diperkosa oleh pelaku berinisial YOT.

BREAKING NEWS : Miris ! Seorang Siswi SMP di TTU Diduga Disetubuhi Hingga Mengalami Hal Ini

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, bahwa, pada Minggu, (24/11/2019) sekira pukul 22:00 Wita pelaku datang ke rumah korban.

Tiba di rumah korban yang merupakan salah satu warga dari Kecamatan Musi, Kabupaten TTU itu, pelaku kemudian mengajak korban ke rumahnya.

Tanpa pikir panjang, saat itu juga, korban mengiyakan ajakan pelaku. Keduanya sepakat untuk menuju ke rumah pelaku.

Setiba dirumah, pelaku kemudian membujuk korban agar menginap dirumahnya. Atas ajakan pelaku itu, korban akhirnya mengiyakan ajakan pelaku.

Selanjutnya, pelaku lalu melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban. Akibatnya, korban mengalami luka sobek pada bagian organ intimnya.

Kabar Gembira, Anjungan Dukcapil Mandiri Diluncurkan, Bisa Cetak Sendiri KTP, KK, Akta Kelahiran

Atas kejadian tersebut, korban mendatangi Mapolres TTU untuk melaporkan kasus tersebut guna di proses sesuai aturan hukum yang berlaku. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved