Pendaftaran CPNS 2019

Calon Peserta Testing CPNS di Mabar Sudah 4.320 Orang, Jumlah Kebutuhan Hanya 154 Orang

sebanyak 4.320 orang yang mendaftar secara online melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Calon Peserta Testing CPNS di Mabar Sudah 4.320 Orang, Jumlah Kebutuhan Hanya 154 Orang
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Para calon peserta testing CPNS di Mabar, menyerahkan berkasnya lewat Kantor Pos Labuan Bajo. 

Calon Peserta Testing CPNS di Mabar Sudah 4.320 Orang, Jumlah Kebutuhan Hanya 154 Orang

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Jumlah calon peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hingga pagi Hari Selasa (26/11/2019), sebanyak 4.320 orang yang mendaftar secara online melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Sebastianus Wantung, melalui stafnya di bidang Perencanaan dan Formasi, Dionisius Prisaldus Katra, menjelaskan bahwa belum semua calon peserta sudah mengirim berkasnya.

"Jumlah yang sudah mendaftar di SSCASN 4.320 orang. Sedangkan yang sudah kami terima berkasnya sebanyak 2.296 orang," kata Dionisius, kepada POS--KUPANG.COM, Selasa pagi.

Disampaikannya, proses verifikasi berkas sudah berlangsung sejak Hari Rabu (20/11/2019) pekan lalu.

Untuk diketahui, pendaftaran calon peserta testing CPNS di Kabupaten Mabar berlangsung sejak Hari Kamis (14/11/2019) sampai tanggal 28 November 2019.

Sebelumnya diberitakan, jumlah total kuota CPNS yang dibutuhkan di Mabar dalam testing kali ini sebanyak 154 orang.

Jumlah kuota itu masing-masing untuk tenaga pendidik sebanyak 76 orang, tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dan tenaga teknis hanya 19 orang.

Rincian kebutuhan tenaga pendidik yaitu Guru Agama Katolik, Guru Bahasa Indonesia, Guru BP/BK, Guru IPA, Guru IPS, Guru SD, Guru Matematika, Guru PPKN, Guru Bahasa Inggris dan Guru Penjasorkes.

Rincian kebutuhan tenaga kesehatan yakni Apoteker, Bidan D IV, Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Spesialis THT, Nutrisionis, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Asisten Apoteker, Bidan D III, Perawat dan Sanitarian.

Sedangkan rincian kebutuhan untuk tenaga teknis, yaitu Auditor, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah, Penyuluh Pertanian, Analis Bangunan dan Perumahan, Analis Data dan Informasi, Analis Dokumen Perizinan, Analis Informasi, Analis Infrastruktur.

Mayat Perempuan Berkalung Tali Tampar Ditemukan di Saluran Waduk Kering, Ini Identitasnya

Wapres Maruf Amin Angkat Staf Khusus dari Kalangan NU, Tak Mau Kalah dari Presiden Jokowi?

Ada juga Analis Penataan Kawasan, Analis Pengembangan Infrastruktr, Analis Pengembangan Wilayah, Analis Peraturan Investasi, Analis Perencanaan Wilayah Perumahan dan Pengelola Sumber Daya Air. (Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammlianus).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved