Berita Religi

Gereja Gunung Sinai Naikolan Peduli Lansia, Ini yang Dilakukan Saat Posyandu

Gereja Guning Sinai Naikolan, Kecamatan Oebobo Kupang mengadakan Posyandu Lanjut Usia (Lansia) kepada para Lansia jompo.

Gereja Gunung Sinai Naikolan Peduli Lansia, Ini yang Dilakukan Saat Posyandu
dokumentasi Gereja Gunung Sinai
Para lansia di Gereja Gunung Sinai Naikolan Kupang saat mengikuti Posyandu Lansia. 

POS KUPANG.COM|KUPANG - Gereja Guning Sinai Naikolan, Kecamatan Oebobo Kupang mengadakan Posyandu Lanjut Usia (Lansia) kepada para Lansia jompo, Rabu (20/11/2019) di Aula Gereja Gunung Sinai Naikolan.

Posyandu Lansia sebagai bentuk kepedulian sosial gereja kepada jemaatnya.

Kegiatan tersebut berlangsung rutin setiap bulan selama tiga tahun, dalam rangka kepedulian gereja terhadap kesehatan kaum lanjut usia di lingkungan jemaat Gereja Gunung Sinai.

dr. Pertho Rinaldi Marpaung: Kenali Bahaya Anemia Pada Ibu Hamil

Ketua kader posyandu lansia, Sofia Amtiran Mansula, kepada Pos Kupang, mengatakan, gereja mendukung kegiatan positif tersebut karena sangat membantu masyarakat khususnya lansia agar lebih peduli kesehatan di masa tua mereka.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kaum lansia, khususnya bagi kaum lansia yang tidak lagi bisa melakukan perjalanan ke rumah sakit, kita lakukan di gereja. Supaya menginformasikan kepada mereka lebih gampang karena dalam satu wadah," Sofia.

Menurut Sofia, walaupun hanya mengadakan tensi darah, pengecekan gula darah dan kolesterol, asam urat, juga lansia diberikan vitamin untuk menjaga kesehatan mereka.

Ramalan ZODIAK CINTA Selasa 26 November 2019, Taurus Hilang Kesabaran, Pisces Jaga Emosi

Sofia mengatakan, kegiatan tersebut difasilitasi oleh perawat-perawat dari Puskesmas Pembantu (Pustu) Naikolan, karena dokter sedang berhalangan.

"Biasanya dokter datang setiap bulan, tetapi karena ada pertukaran, maka dokter tidak bisa hadir. Tapi bulan depan pasti dokter hadir," terangnya.

Dia mengatakan, lansia yang hadir berjumlah kurang lebih 40 orang, dan yang rutin hadir setiap bulan berjumlah 35 orang.

Namun, total keseluruhan lansia dalam lingkup jemaat sendiri berjumlah kurang lebih 60 orang.

Ashanty Ambruk saat Sholat Maghrib, Istri Anang Jelaskan Penyakit yang Dideritanya Autoimun

Dia menambahkan, penting bagi gereja untuk melakukan kegiatan ini, agar para lansia lebih aktif bergerak.

"Biasanya kita mengadakan senam, pengobatan, dan saling duduk bercerita untuk lebih membuat pikiran mereka senang," katanya.

Dulu Sering Bertengkar dengan Guru, Ketua DPD REI NTT: Ada Satu Guru Spesial Buat Saya

Dikatakannya, banyak yang sudah tertolong oleh kegiatan ini, karena banyak orang yang didiagnosa di sini agar bisa mendapat perawatan lanjut dari rumah sakit.

Menurutnya, kegiatan ini sudah mendapat bantuan dari kelurahan, sehingga ke depannya akan diadakan jalan-jalan bersama.

Namun kegiatan akan terus diselenggarakan oleh gereja. (*)

Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved