Breaking News:

Di SMAN 2 Keo Tengah Nagekeo Kekurangan Guru, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Di SMAN 2 Keo Tengah Nagekeo Kekurangan Guru, ini penjelasan Kepala Sekolah

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Kepala SMAN 2 Keo Tengah, Andreas Bheda S.Ag 

Di SMAN 2 Keo Tengah Nagekeo Kekurangan Guru, ini penjelasan Kepala Sekolah

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kepala Sekolah SMAN 2 Keo Tengah, Andreas Bheda S.Ag, menyebutkan, sekolah yang terletak di Desa Wajo Timur Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo kekurangan tenaga guru.

Kepsek Andreas merincikan jumlah guru yang mengajar di SMAN 2 Keo Tengah berjumlah 14 orang.

Bupati Kamelus Jadi Ketua Alumni Undana Kupang di Manggarai

"Dari total 14 orang guru tersebut, hanya ada 2 orang guru PNS, sisanya adalah 12 orang guru honorer. Dua orang guru PNS tersebut termasuk Kepala Sekolah dan 1 orang guru PNS lainnya yang merupakan tenaga bantuan dari SMAN 1 Keo Tengah. Keadaan ini sudah kami alami sejak tahun 2016 yang lalu," ungkap Andreas di Mbay, Senin (25/11/2019).

Andreas menyatakan sebanyak 14 orang guru tersebut tidak cukup untuk mengajar 145 orang siswa.

" Jumlah siswa di kelas X adalah 43 orang yang terdiri dari 2 rombongan belajar jurusan IPA dan IPS, Kelas XI ada 60 siswa, yang terdiri dari 3 rombongam belajar yaitu jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Sementara Kelas XII ada 42 siswa, yang terdiri dari 2 rombongan belajar jurusan IPA dan IPS. Total ada 7 rombel," terang dia.

Viktoria Luruk Nahak: Mengajar Jauh dari Tempat Tinggal Bukanlah Halangan

"Demi peningkatan mutu pelayanan sesuai dgn standar pelayanan mininimal, kami harapkan ada penambahan tenaga guru,"sambung dia.

Andreas mengharapkan agar Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pendidikan dan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk dapat memperhatikan kebutuhan guru di SMAN 2 Keo Tengah.

" Kiranya pemerintah provinsi bisa membantu pendistribusian tenaga guru PNS yang baru lulus tes CPNS, untuk mengajar di sekolah kami,"harapnya.

Selain masalah kekurangan tenaga guru, Andreas menyampaikan bahwa para guru honorer yang mengabdi di sekolahnya, masih dibayar oleh komite sekolah.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved