Berita Cerpen

Cerpen Maria Hebi: Oh Love of My Life

Oh Love of My Life. Ah, Angie manisku. Mampukah aku melupakanmu dengan kebebasanku yang kian terpenjara ini?

pos-kupang.com
Oh Love of My Life 

Aku rela menanggung perih dan luka karena rindu yang menikam. Meski dengan melatai jejak-jejakmu dalam kenangan.
Merindukanmu adalah gerimis yang memantulkan pelangi, selalu indah dan teduh. Kau selalu ada meski dalam kejauhanmu. Menatapmu hanya dalam angan.

Menyentuhmu hanya dalam mimpi. Kau telah melampaui seluruh daya indera. Kita yang terperangkap dalam sebuah frasa bertema cinta. Ruang dan waktu seakan lalim melerai semua angan dan cita. Kita telah terpisah, namun rindu yang kukirim ini akan hinggap di daun surga, tempat jiwa kita menepi dan tak lagi seorang pun dapat melerai kita. Berbunga dan harum mendupai mimpi malammu yang panjang.

Berdiamlah di sana Angie, sampai aku menemuimu nanti, meski dalam rupa yang berbeda. Dan kita masih tentang rindu yang mungkin menjadi terlarang ini sebab tak ada yang dapat menebang asmara yang telah meranting dan tak pernah meranggas.

Jangan katakan tentang dunia yang kejam, sebab dunia kita akan lebih indah dan damai. Marilah kita percaya bahwa sesungguhnya kebebasan kita adalah mencintai satu sama lain.

Dan cinta kita adalah ziarah panjang dari kerinduan roh yang hangat dalam pelukan doa-doa di atas mezbah. Tempat bersemayam cinta yang hakiki, melahirkan tunas-tunas hijau yang terus bertumbuh dan berbuah. Bersabarlah di sana Angie. Ini hanya sementara. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved