Kuda Mera Dea Naik Podium Utama Turnamen Pacuan Piala Gubernur NTT, Marthen: Saya Habiskan 20 Juta

Di kelas itu Combet berhasil menyentuh garis finish terlebih dahulu mengalahkan tiga pesaing beratnya Gadis Pepuwatu

Kuda Mera Dea Naik Podium Utama Turnamen Pacuan Piala Gubernur NTT, Marthen: Saya Habiskan 20 Juta
POS KUPANG/ARIS NINU
Kuda Mera Dea milik Marthen Nanga berhasil naik podium utama atau juara 1 setelah mengalahkan tiga pesaing beratnya 

Kuda Mera Dea Naik Podium Utama Turnamen Pacuan Piala Gubernur NTT, Marthen: Saya Habiskan 20 Juta

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Pada partai final Open Turnament Pacuan Kuda Victory Cup II 2019 Kabupaten Sumba Timur Piala Gubernur Nusa Tenggara Timur di kelas D Mini bersaing empat ekor yakni Mera Dea, Sibosi, Lete Lobo dan Kadiwano.

Pada partai final yang berlangsung di Arena Pacuan Kuda atau Palapang Njara Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (23/11/2019) itu Kuda Mera Dea milik Marthen Nanga berhasil naik podium utama atau juara 1 setelah mengalahkan tiga pesaing beratnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, tanpak usai menyentuh garis finish terlebih dahulu, sambutan berupa teriakan pecah terdengar di telingah, loncatan dan teriakan selain tanpak terlihat di Joki cilik (penunggang kuda) Mera Dea, para pelepas, keluarga dan ratusan orang pendukung juga terlihat kepada pemiliknya Marthen Nanga.

Sebagai bentuk penghargaan kepada Mera Dea, dua sarung tenun ikat Sumba Timur lasung diselempangi di punggung Mera Dea.

Marthen Nanga tanpak bangga dan tersenyum ketika hendak diwawancari oleh wartawan POS-KUPANG.COM.

"Saya sangat bahagia sekali, kuda saya Mera Dea juara 1, apa yang saya usahakan selama ini akhirnya berhasil. Memang kuda ini asli kuda sandel dan saya urus juga biasa-biasa saja tapi Mera Dea tunjukan kecepatanya hari ini akhirnya dia juara 1,"ungkap Marthen dengan kebahagian.

Tidak gampang mengurus kuda pacu seperti Mera Dea yang berhasil merebut juara 1, harus merogo kocek lebih dalam untuk biaya perawatan dan pemiliharaan  jelang-jelang turnamen pacuan kuda. Marthen mengeluarkan biaya sekitar Rp 20 juta guna mempersiapkan kuda Mera Dea jelang turnamen pacuan itu.

"Sekitar Rp 20 juta kita hanya kasih vitamin dan makanan yang baik jelang turnamen. Selain itu biaya untuk Joki, pelepas dan lain sebagainya,"ungkap Marthen.

Kebahagian juga dirasakan pemilik kuda Pacu Combet, Harun Manzyur. Combat bermain di kelas Pemula 1 di partai Final Open Turnament Pacuan Kuda Victory Cup II 2019 Kabupaten Sumba Timur Piala Gubernur Nusa Tenggara Timur. 

Di kelas itu Combet berhasil menyentuh garis finish terlebih dahulu mengalahkan tiga pesaing beratnya Gadis Pepuwatu, Rambu Praikalangga dan Super Woman.

"Senang dan sangat bahagia. Selama ini Combet saya pelihara dia dan kasih makan yang baik, akhirnya Combet tunjukan kebolehannya di partai final ini, saya bangga dan terima kasih kepada Combet,"ungkap Harun. 

Harun juga mengeluarkan uangnya hingga belasan juta rupiah menjelang Combet bermain di pacuan kuda Turnamen itu.

KPU Ngada Adakan Sosialisasi Pilkada Bagi Pimpinan Parpol

Pilkada 2020 - Demokrat Perpanjang Pendaftaran Hingga 30 November

Ashanty Terbaring Lemah karena Autoimun, Anang Hermansyah Sempat Singgung Soal Kematian dan Ajal

"Kalau biaya pemeliharaan sudah tidak bisa dihitung lagi. Tapi kalau jelang-jelang turnamen pacuan kuda ini yang bisa sampai belasan juta rupiah,"ungkap Harun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)


 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved