Jaksa Wanti-wanti 34 Kades Baru di Sikka Kelola ADD

Pengadilan Tipikor menjadwalkan waktu persidangan. Kemungkinan sidang perdana pembacaan dakwaan dimulai pekan depan.

Jaksa   Wanti-wanti   34  Kades  Baru  di  Sikka  Kelola ADD
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Azman Tanjung, S.H 

Jaksa   Wanti-wanti   34  Kades  Baru  di  Sikka  Kelola ADD

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Setiap   tahun oknum kepala desa (Kades) di  Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores,  terjerat  tindak pidana  korupsi. Pembentukan  34   desa  baru  di  Sikka   akan  diikuti dengan  alokasi  dana desa  (ADD)  rawan tindak penyimpangan keuangan. 

“Mudah-mudahan  ini  (kepala desa  terlibat korupsi  ADD), Kades Dobo, Paulus Beni menjadi Kades  terakhir yang masuk penjara  karena   korupsi. Ke  depan  jangan  ada lagi Kades  terlibat kasus  hukum,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Azman  Tanjung,  S.H, kepada  pos-kupang.com,  Kamis  (21/11/2019) di Maumere.

Hari ini   (Kamis,21/11/2019) siang,  berkas tersangka  Paulus  Beni dilimpahkan  penuntut  umum Kejari  Maumere  ke  Pengadilan  Tipikor Kupang untuk menjadwalkan  persidangan.  

Setelah  pelimpahan  tersangka, kata Azman Tanjung,   Pengadilan  Tipikor menjadwalkan  waktu persidangan. Kemungkinan  sidang perdana  pembacaan  dakwaan dimulai  pekan depan.

Paulus  Beni, ditahan  Kejari Maumere sejak  Rabu   (30/10/2019)   pukul  18.00 Wita  selama  20 hari dalam masa  penyidikan. Ia  diduga   menyalahgunakan  jabatan dan kewenangannya  merugikan  negara Rp 262.624.850.

Azman   Tanjung mengatakan, desa-desa  baru  akan mendapatkan  porsi  ADD berkisar  Rp 800  juta sampai Rp  1 miliar  setiap  tahun. Ia  mewanti-wanti   kepala desa   mengikuti  tata  kelola ADD yang benar agar tidak berurusan dengan  aparat penegak  hukum.

Ia juga  menyarankan  para Kades  tidak  sungkan-sungkan  menjalin komunikasi dan koordinasi dengan  intansi  teknis (BPMD)  dan  aparat  penengak hukum memberi  pendampingan.

Pengelolaan  ADD  ke depan,  kata Azman  Tanjung, diprioritaskan pencegahan  agar  Kades   dan aparat  desa  tidak  tersandung kasus hukum.

Jelang Bentrok Barito Putera, Persib Bandung Latihan Tanpa Pelatih, Achmad Jufriyanto Cedera ?

Deretan Anak Menteri Ini Berparas Menawan Nomor 5 Pernah Digosipkan Dekat Sama Jessica Iskandar Loh

“Pencegahan jadi prioritas, tetapi kalau  ada tindakan para Kades melawan  hukum  harus  ditindak. Kami akan pertimbangkan kadar pelanggaran  hukum yang dilakukannya,”  kata   Azman  Tanjung. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved