Frans Lebu Raya Minta Rakyat NTT Dukung Perjuangan Gubernur NTT Soal Fee Blok Masela

Mantan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta rakyat NTT agar mendukung perjuangan Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat

Frans Lebu Raya Minta Rakyat NTT Dukung Perjuangan Gubernur NTT Soal Fee Blok Masela
POS-KUPANG.COM/DOK
Drs. Frans Lebu Raya 

Frans Lebu Raya Minta Rakyat NTT Dukung Perjuangan Gubernur NTT - Soal Fee Blok Masela

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Mantan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta rakyat NTT agar mendukung perjuangan Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat soal fee dari Blok Masela.

Hal ini disampaikan Lebu Raya, Rabu (20/11/2019).

Menurut Frans, polemik Blok Masela antara Gubernur NTT dan Gubernur Maluku tentang pembagian fee atas penghasilan eksploitasi Minyak Bumi dan Gas Alam di Blok Masela memantik reaksi publik.

Frans meminta rakyat NTT untuk terus mendukung Gubernur NTT agar perjuangan yang pernah dirinya lakukan untuk memperoleh bagian dari exploitasi minyak bumi dan gas alam di Blok Masela mendapat persetujuan pemerintah pusat.

"Saya berharap masyarakat NTT agar dukung perjuangan ini, sehingga fee ini dapat terealisasi atau dapat persetujuan pemerintah pusat," kata Frans.

Dikatakan, masyarakat akyalllt NTT dibikin kaget ketika mengikuti pernyataan Gubernur Maluku, Murad Ismail yang menolak pernyataan Gubernur NTT tentang pendapatan fee 5 persen dari Blok Masela.

“Saya mengajak masyarakat NTT untuk mendukung perjuangan gubernur NTT mendapatkan bagian sebesar 5 persen Blok Masela. Kita juga minta pemerintah Provinsi Maluku supaya menerimanya," ujar Frans.

Lebih lanjut dikatakan, Blok Masela ini berada diluar wilayah teritori Provinsi Maluku dan juga berada diluar wilayah teritori Pemprov NTT.

"Karena blok ini berada diluar wilayah pemerintahan provinsi maka tidak serta merta otomatis mendapatkan hak PI 10 persen," katanya.

Frans mengatakan, blok Masela ada diluar dua wilayah teritori pemerintah dua provinsi maka hal ini menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Dengan memahami bahwa dua daerah ini masih tertinggal maka NTT pernah meminta pemerintah pusat untuk membagi dua PI, yakni untuk Maluku dan NTT masing-masing 5 persen, sehingga dua daerah ini bisa punya sumberdaya untuk percepatan pembangunannya," ujarnya.

Dikatalan, Pemerintah provinsi Maluku dan NTT harus bersepakat bahwa blok Masela ini merupakan anugerah bagi dua daerah ini.

Pramugari Cantik Ini Bikin Baper, Beri Pengumuman Agar Para Penumpang Segera Move On dari Mantan

Tak Ingin Terjebak Libra dan 4 Zodiak Ini Lebih Nyaman Berteman Dekat Dibanding Pacaran, Kamu?

“Jadi 5 persen untuk NTT juga akan bermanfaat bagi warga Maluku yang ada di NTT dan sebaliknya 5 persen untuk Maluku juga bermanfaat bagi warga NTT yang ada di Maluku. Begitulah katong semua basudara,” ujarnya.(Laporan Reportee POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved