Kadis Pendidikan Kota Kupang Imbau Anak Belajar 2 Jam Untuk Ujian Nasional

kelas 6 dan 9 itu tidak boleh ada kegiatan lain. Setelah makan, anak harus masuk kamar dan belajar latihan-latihan soal."

Kadis Pendidikan Kota Kupang Imbau Anak Belajar 2 Jam Untuk Ujian Nasional
POS KUPANG/FRANSISKA MARIANA
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Drs Dumuliahi Djami. M.Si saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (20/11/2019)

Kadis Pendidikan Kota Kupang Imbau Anak Belajar 2 Jam Untuk Ujian Nasional

POS-KUPANG.COM|KUPANG--"Kami mohon bantuan kerjasama dari orang tua. Pada jam 7 sampai 9 malam itu anak-anak yang kelas 6 dan 9 itu tidak boleh ada kegiatan lain. Setelah makan, anak harus masuk kamar dan belajar latihan-latihan soal."

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Drs Dumuliahi Djami. M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/11/2019). Menurut Dumuliahi, ada beberapa langkah yang telah dilakukan untuk memenuhi target kelulusan seratus persen atau naik menjadi peringkat pertama, diantaranya bantuan dari orang tua bagi anak.

Sementara itu, semua sekolah sudah diwajibkan untuk memberi les kepada anak-anak, entah lesnya pada jam siang setelah sekolah atau les dilakukan pada sore hari.

"Saya yakin dan percaya kawan-kawan guru di lapangan sudah berjuang habis-habisan dan pasti siswa juga belajar. Oleh karena itu kami selalu ke sekolah untuk memberikan informasi kepada siswa. Kami berharap mereka itu bisa belajar paling kurang satu setengah jam dan paling bagus bisa belajar persiapkan UN ini 2 jam," tegasnya.

Untuk tingkat SMP, lanjutnya, kiranya Dinas Pendidikan Kota Kupang bisa memperoleh nilai bagus sehingga masuk ke peringkat satu.

Salah satu hal yang juga dilakukan adalah bekerjasama dengan aplikasi Aku Pintar. Aplikasi ini free dan dapat didownload di Playstore. Ada begitu banyak latihan soal untuk mempersiapkan UN, dan juga tes psikologi. "Anak-anak bisa menjawab pertanyaan dan aplikasi akan menginformasikan kembali kepada mereka, SMA atau SMK yang lebih cocok untuk mereka."

Dumuliahi menambahkan, guru dan siswa di Kota Kupang sudah siap untuk mengikuti UN di tahun 2020. Selain itu, Kota Kupang mendapat kemudahan dari provinsi, dimana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT memberi ruang kepada mereka agar sekolah yang berdekatan dengan SMA atau SMK bisa menggunakan fasilitas yang ada di SMA atau SMK yang berdekatan tersebut dengan gratis. Hal tersebut merupakan cara alternatif jika ada sekolah yang kekurangan komputer.

"Mungkin kita akan riilkan kesepakatan itu tentunya dengan kepala dinas dan bicara langsung dengan kepala sekolah yang berdekatan," ungkap Dumuliahi.

Bagi Dumuliahi, tak ada hambatan dalam persiapan UNBK tahun 2020. Bantuan akan selalu datang, seperti tahun lalu dimana ada bantuan-bantuan dari pusat untuk sekolah-sekolah tertentu.

Bantuan yang diberikan berupa bantuan laptop untuk digunakan saat UNBK. "Prinsipnya, mungkin saja ada soal tapi kami bisa selesaikan, bisa kerja sama dengan orang lain."

Alasan PNS Polda Bagi 15 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Oebobo

Setiap Desa di Flotim Wajib Bangun 10 Rumah Tidak Layak Huni Setiap Tahun

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) diperkirakan akan terjadi sekitar bulan Maret-April Tahun 2020. "Belum pasti, biasanya ada petunjuk teknis untuk pelaksanaannya," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Fransiska Mariana)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved