Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Berubah Nomenklatur

Program Studi Pendidikan Luar Sekolah menjadi Program Studi Pendidikan Masyarakat sesuai dengan nomenklatur

Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Berubah Nomenklatur
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Kegiatan sosialisasi perubahan nomenklatur PLS di SMK 3 Kota Kupang, (14/11/2019). 

Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Berubah Nomenklatur

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menyelenggarakan workshop kurikulum dan sosialisasi Program Studi PLS di ruang aula SMK Negeri 3 Kota Kupang, 14 dan 15 November 2019.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan agenda khusus yaitu, Sosialisasi Program Studi PLS, Pemetaan masalah dan pelibatan stakeholders beserta mitra dalam penyusunan kurikulum program studi yang konstekstual dengan kebutuhan NTT.

Selain itu sosialisasi perubahan nomenklatur Program Studi Pendidikan Luar Sekolah menjadi Program Studi Pendidikan Masyarakat sesuai dengan nomenklatur MENRISTEKDIKTI No. 257 tahun 2017.

Kegiatan ini dihadiri oleh 12 orang dosen Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 30 orang undangan stakeholder yang berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Dinas Pendidikan Bidang PAUD dan PNF Kota Kupang, Bidang Pembinaan PAUD-DIKMAS Provinsi NTT, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT.

Selanjutnya Dinas Sosial Provinsi NTT, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT, LSM Rumah Perempuan, Yayasan Alfa Omega, Forum PKBM Provinsi NTT, SPNF SKB (Satuan Pendidikan Non Formal – Sanggar Kegiatan Belajar) Kota Kupang, dan alumnus Prodi PLS seperti Fransiskus Mali (terapis ODGJ), Yuvensius Tukung (Anggota DPRD Kota Kupang) dan Djoni Radja (Pamong Belajar BP PAUD DIKMAS) yang memiliki latar belakang profesi beragam.

Kegiatan ini menghadirkan 3 orang narasumber yaitu

(1) Abdul Syukur, M.Pd, Ketua Program Studi PLS, yang memaparkan tentang Profil Program Studi dan Urgensi Perubahan Nomenklatur.

(2) Dr. drs. Laurensius Kian Bera, M.A, Ketua Tim Pengembang Kurikulum LP3M UNDANA, yang memaparkan tentang Rekonstruksi dan Penyelarasan Kurikulum Prodi di Era Revolusi Industri 4.0.

(3) Dr. Yanti Shantini, Tim Pengembang Kurikulum Pendidikan Masyarakat dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang memaparkan tentang Kronologis dan Konten Kurikulum Pendidikan Masyarakat.

Ambara Saraswati Mardani Humas Prodi PLS kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, kegiatan dilaksanakan selain untuk mensosialisasikan eksistensi Prodi PLS UNDANA di NTT juga untuk melibatkan komponen masyarakat sehingga tercipta keselarasan dan hubungan baik antara tiga simpul akademisi, praktisi dan birokrasi untuk berperan di masyarakat secara luas.

"Serta Prodi PLS yang akan berubah nama menjadi Prodi Pendidikan Masyarakat, diharapkan akan lebih proaktif dan mampu menjawab akan kebutuhan praktisi pendidikan masyarakat di dalam posisi-posisi yang strategis pada program-program kontekstual yang berbasis pada kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Ini Jumlah Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2020

Ramalan Bintang Besok Rabu 20 November 2019 Leo Pendusta Scorpio Kerjaan Baru Pisces Bangkrut

Ada Ledakan di Kejaksaan Negeri Parepare Sulsel, Begini Kronologinya Kaca Pecah Warga Mengira Kiamat

Dikatakannya, kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNDANA, dinas terkait, dan organisasi non pemerintahan yang hadir di dalam kegiatan Workshop Kurikulum dan Sosialisasi Perubahan Nomenklatur Prodi PLS.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved