Wagub NTT Bilang Investor Jangan Takut Masuk NTT, Ini Alasannya

Wakil Gubernur NTT meminta investor untuk tidak takut masuk NTT. Pemerintah menjamin iklim investasi yang kondusif

Wagub NTT Bilang Investor Jangan Takut Masuk NTT, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
KUNJUNGI STAND -- Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengunjungi Stand Sunda Kecil Expo, Minggu (17/11/2019).

POS-KUPANG.COM | KUPANG  -Sunda Kecil Expo harus bisa menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui sinkronisasi, integrasi dan koordinasi yang baik kepada pemerintah daerah Sunda Kecil, NTT, NTB dan Bali.

"Para investor jangan takut masuk di NTT. Presiden dengan tegas mengatakan bahwa pada periode lima tahun kedepan akan melakukan penyederhanaan regulasi. Tidak boleh lagi bertele-tele, apalagi Dinas penanaman modal tidak boleh bertele-tele. Cukup ke satu dinas saja langsung beres," kata Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menutup Sunda Kecil Expo 2019 di Lippo Plaza Kupang, Minggu (17/11/2019). Sunda Kecil ini berlangsung sejak (14-17/11/2019).

Ia menjamin bila para investor datang ke NTT tidak ada birokrasi yang berbelit-belit untuk mengurus perizinan.

Pelni Tambah Frekuensi Tiga Daerah di NTT Untuk Layani Natal dan Tahun Baru

"Kalau ada yang menghambat bisa langsung hubungi saya dan pak gubernur. Kami mau bergerak cepat, tidak mau berlama-lama. Begitu juga dengan masalah lahan. Pada pembebasan lahan untuk kepentingan umum dengan UU," tuturnya.

Para investor, lanjutnya, sangat diharapkan untuk mengembangkan potensi-potensi daerah NTT serta mampu memberi manfaat bagi daerah ini.

"Para investor marilah berduyun-duyun datang ke NTT, karena NTT Nusa Terindah Toleransi dan New Tourism Teritory. Jadi tidak usah takut untuk tanamkan modal di sini. NTT harus bangkit tidak boleh tidur, tidak boleh kalah dengan provinsi lain untuk sejahtera. Sehingga kita harus kerja keras, kerja cerdas, tulus dan ikhlas mengabdi kepada masyarakat," katanya

Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Timor Leste, Australia, Tiongkok, Kementerian Koperasi, Pemerintah Provinsi Bali, dan Kabupaten/Kota yang ada se-NTT.

Dinas Penanaman Modal PTSP pun mampu berikan pelayanan prima bagi calon investor.

"Karena calon investor adalah raja kita adalah pelayanan. Jangan lagi orang bertele-tele. Saya minta pelayanan aplikasi online di Dinas Penanaman Modal agar segera dilaksanakan," tutupnya.

Pada penutupan kali ini juga dibacakan pemenang stand terbaik, dimana stand Flores Timur meraih juara pertama yang meraih hadiah senilai Rp 10 juta.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved