Pemkab Sumba Timur Hibahkan Lahan Untuk Bangun Rumah Aman

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) menyerahkan secara hibah Lahan untuk pembangunan rumah aman.

Pemkab Sumba Timur Hibahkan Lahan Untuk Bangun Rumah Aman
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora sedang menyerahkan berkas penyerahan lahan kepada ketua LPAD Sumba Timur Anto Killa 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Dalam rangka memberikan perlindungan bagi perompuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, pihak Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) menyerahkan secara hibah Lahan untuk pembangunan rumah AMAN.

Penyerahan lahan itu diserahkan langsung oleh bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora kepada Lembaga Perlindungan Anak Daerah (LPAD) Kabupaten Sumba Timur Anto Killa.

Keluarga Besar Brigif 21/Komodo Gelar Peringatan hari Raya Maulid Nabi

Penyerahan itu berlangsung pada acara Sosialisasi dan Launching Perbup Sumba Timur Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Pusat Pelayanan Terpadu Pelindungan Perompuan dan Anak itu berlangsung di Kantor DP3AP2KB, Senin (18/11/2019).

Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora kepada SMART SUMBA mengatakan Penyerahan lahan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak dan perompuan.

Saat Laga Persib Bandung Vs Barito Putera, Maung Bandung Tanpa Ezechiel NDouassel

"Nanti dibantu oleh LSM peduli anak untuk membantu membangun bangunan rumah Aman bagi anak dan perompuan sebagai tempat mereka berlindung,"ungkap Gidion.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, kepada SMART SUMBA juga menambahkan, penyerahan lahan dari Pemerintah daerah kepada LSM Pemerhati Perompuan dan anak itu berlokasi di Dinas Sosial Sumba Timur dengan ukuran 10x20 meter.

"Pembangunan rumah Aman ini atas respon dari donatur-donatur pada saat kami lakukan kegiatan bersama dengan semua LSM Pemerhati Perompuan dan anak pada saat perayaan hari anak nasional di Sumba Timur. Saat itu para donatur pemerhati berharap ada respon dari Pemda menyerahkan lahan itu dan akhirnya respon itu terjawab dan tadi sudah diserahkan lahannya,"jelas Umbu Ngadu.

Ketua LPAD Sumba Timur Anto Killa juga kepada SMART SUMBA mengatakan, Pemda memberikan lokasi/tanah untuk digunakan sebagai rumah perlindungan sosial anak yang menjadi penyintas kekerasan. Fasilitas ini nantinya akan dikelola oleh Lembaga Perlindungan Anak Daerah bekerjasama dengan semua pihak yang tergabung dalam Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Sumba Timur.

Terkait kapan pembangunan, jelas Anto, desain dan pembangunan akan dimulai segera setelah ada surat penyerahan ini. Pihaknya akan segera menyampaikan berita baik tersebut kepada teman-teman yang beberapa waktu lalu telah berkunjung melihat lokasi dan berkomitmen untuk membangun fasilitas tersebut.

"selama ini kita belum punya rumah perlindungan sosial yang cukup representatif untuk memberikan layanan pemulihan bagi anak-anak penyintas kekerasan. Di dinas Sosial telah ada tetapi tempatnya sangat terbatas, sehingga sebagiaan besar anak-anak penyintas kekerasan tersebut terpaksa dititipkan di rumah para pemerhati anak atau dikembalikan kepada keluarga tanpa pendampingan pemulihan yg memadai,"kata Anto.

"Rumah Aman ini untuk membantu memberikan layanan terintegrasi bagi anak-anak penyintas kekerasan, terutama bagi anak-anak penyintas kekerasan seksual yang butuh pendampingan intensif dari tenaga ahli dalam waktu yg cukup lama, selain juga menjadi tempat bagi anak-anak yang belum bisa dikembalikan kepada keluarga karena mereka mendapat kekerasan dari orang terdekat dalam rumah. Fasilitas ini nantinya juga diharapkan dapat dijadikan sebagai pusat belajar tentang perlindungan anak dan pengembangan aktifitas Forum Anak Sumba Timur,"tambah Anto.

Terkait berapa kasus kekerasan terhadap anak khususnya kekerasan perompuan dan anak yang didata oleh pihak LPAD, jelas Anto, Pada tahun 2019 terdapat 46 kasus yang dilaporkan 30 diantaranya kekerasan seksual. Lima tahun terakhir sudah lebih dari 500 kasus dengan sekitar 250 lebih diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual. (Laporan reporter Pos- Kupang.com, Rober Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved