MoU ICJS Antar 4 Institusi Penegakan Hukum dilakukan di Oelamasi

Saksi dari Pemerintah Kabupaten Kupang oleh Bupati, Korinus Masneno dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang

MoU ICJS Antar 4 Institusi Penegakan Hukum dilakukan di Oelamasi
POS KUPANG/EDY HAYONG
Penandatanganan MoU berupa kerjasama Pengembangan Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi dan Implementasi ICJS (Integrated, Criminal, Justice System) di PN Oelamasi, Senin (17/11/2019) 

MoU ICJS Antar 4 Institusi Penegakan Hukum dilakukan di Oelamasi

POS- KUPANG.COM I OELAMASI--Institusi penegakan hukum di Kabupaten Kupang yakni, Pengadilan Negeri Oelamasi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Polres Kupang dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kupang, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama di Oelamasi.

MoU ini berupa kerjasama Pengembangan Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi dan Implementasi ICJS (Integrated, Criminal, Justice System). Turut menyaksikan, Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas.

Disaksikan POS KUPANG.COM di pelataran Pengadilan Negeri Oelamasi, Senin (17/11/2019),
Penandatanganan MoU ini dari  Pengadilan Negeri Oelamasi oleh Ketua, Decky AS Nitbani, S.H, MH,
Kejaksaan Negeri Oelamasi oleh Kajari, Sherly Manutede, S.H, MH, Polres Kupang oleh Wakapolres,
Kompol Jemi Lomi, dan Rumah Tahanan (Rutan) Kupang.

Saksi  dari Pemerintah Kabupaten Kupang oleh Bupati, Korinus Masneno dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas. Juga hadir  para hakim, jaksa, penyidik kepolisian dan undangan lainnya.

Ketua PN Oelamasi, Decky AS Nitbani, S.H, MH pada kesempatan ini mengatakan, dalam hal penanganan perkara, diperlukan sinerjitas antar instansi terkait. Selama ini keterlambatan pengajuan berkas perkara diakibatkan situasi dan kondisi di lapangan.

Untuk itu, katanya, sesuai dengan petunjuk dari pusat bahwa harus ada sinerjitas bersama. Untuk mempercepat proses suatu kasus dari tingkat kepolisian sampai ke persidangan di pengadilan, maka diperlukan adanya kerjasama Pengembangan Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi dan Implementasi ICJS (Integrated, Criminal, Justice System).

"Kita berharap dengan MoU ini, semua orang bisa mengakses setiap proses pengajuan berkas. Sistem ini tentu sangat transparan dan cepat. Harapan saya juga MoU inipun bisa berjalan sesuai harapan sehingga tidak terkesan lips service," ujar Decky.

Dirinya menambahkan,  tujuan dari adanya aplikasi ini guna membangun sinergitas antara Pengadilan, Kejaksaan, kepolisian dan rumah tahanan dalam upaya memperlancar  pelayanan publik.

”Pengadilan siap jemput bola.  e-gesit merupakan program inovasi. Semua diakses dengan mudah karena ini  dan tuntutan Undang-Undang. Untuk  pendaftaran gugatan juga bisa dilakukan melalui email e-gesit," tambahnya.

Bupati Kupang, Korinus Masneno mengapresiasi positif penandatanganan MoU antar instansi penegak hukum ini. Pemerintahannya sangat mendukung kerja aparat penegak hukum.

Yuliana Bangga Ikut Kompetisi Matematika III Tahun 2019 di STKIP Citra Bakti Ngada

Fraksi Murni dan Fraksi Gabungan Sapu Bersih Kursi Alat Kelengkapan Dewan di DPRD Kabupaten Kupang

"Kami di pemerintahan akan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang sudah ada. Bahwa ada yang menilai kinerja kita kurang baik, itu penilaian orang. Kami sangat mendukung kerjasama dengan aparat penegak hukum di daerah ini," ujar Korinus.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved