Dua Wanita Thailand Diperbudak Jadi Pekerja Seks di Sydney Australia, Vonis bagi Pelaku Berat

Terdakwa bernama Rungnapha Kanbut (57 tahun) ini sebelumnya pada Mei lalu telah dinyatakan bersalah oleh juri, namun vonisnya baru diputuskan Jumat

AAP: Jeremy Piper
Rungnapha Kanbut (kanan), terpidana pelaku yang memperbudak dua wanita Thailand sebagai pekerja seks di Sydney, dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara lebih 8 tahun. 

Dua Wanita Thailand Diperbudak Jadi Pekerja Seks di Sydney Australia, Vonis bagi Pelakunya Lumayan Berat

POS-KUPANG.COM - Tindakan perempuan ini sangat tidak manusia, maka pantaslah ia mendapat hukuman atas perbuatannya

Pengadilan Distrik di Negara Bagian New South Wales (NSW) Australia menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada seorang wanita yang memperbudak dua wanita Thailand untuk menjadi pekerja seks di Sydney.

Terdakwa bernama Rungnapha Kanbut (57 tahun) ini sebelumnya pada Mei lalu telah dinyatakan bersalah oleh juri, namun vonisnya baru diputuskan hari Jumat (15/11/2019).

Melansir laman ABC News Indonesia, terdakwa dinyatakan terbukti memaksa dua wanita yang didatangkan dari Thailand untuk menjadi pekerja seks di Sydney pada tahun 2004 dan 2005.

Dalam melakukan perbuatannya, Kanbut mengambil dan menahan paspor kedua wanita itu serta mengklaim keduanya berutang sebesar 45 ribu dolar (sekitar Rp 450 juta).

Selama persidangan terungkap bahwa terdakwa memberi tahu kedua korbannya agar mereka "bekerja" paling tidak 5 bulan untuk menutupi utang tersebut.

Dalam kesaksiannya, kedua saksi korban mengaku didatangkan ke Sydney oleh seorang pria yang mereka kenal sebagai "Chang".

Pria ini, kata para saksi korban, mengambil foto-foto mereka dalam keadaan telanjang dan selalu diancam untuk disebarluaskan jika menolak mengikuti kehendaknya.

Salah satu korban mengaku seringkali harus bekerja lebih dari 12 jam sehari di berbagai tempat pelacuran di Sydney dan hanya diperbolehkan mengambil 5 sampai 10 dolar dari pembayaran pelanggan.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved