Unika Stu Paulus Ruteng Lahirkan Antologi Akademis.Simak Liputannya

segenap sivitas akademika Unika Stu. Paulus Ruteng boleh berbangga karena dari rahim lembaga pendidikan tinggi ini lahir sebuah antologi akademis, Mem

Unika Stu Paulus Ruteng Lahirkan Antologi Akademis.Simak Liputannya
istimewa
BEDAH-Dr. Marselus Payong (pertama dari kiri) dalam acara bedah buku di Aula Missio Kampus Unika St Paulus Ruteng, Sabtu (9/11/2019) pagi.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG- Pada Sabtu (9/11/2019) segenap sivitas akademika Unika Stu. Paulus Ruteng boleh berbangga karena dari rahim lembaga pendidikan tinggi ini lahir sebuah antologi akademis, Membangun Manusia Seutuhnya: Perspektif Agama, Kebudayaan, dan Pendidikan (Unika St. Paulus: 2019) yang disunting Dr. Yohanes S Lon, Rektor Unika Stu Paulus Ruteng.

Buku ini merupakan buah pergulatan intelektual para akademisi di lembaga pendidikan tinggi ini, ditambah para penulis dari luar lembaga.

Salah satu pembedah buku ini ialah Dr. Marselus Payong, M. Pd.

Beliau adalah “anak kandung” lembaga ini yang diminta Panitia Wisuda TA 2018/2019 untuk membedah buku tersebut. Berikut adalah beberapa butir permenungan beliau terkait dengan isi buku tersebut.

Pemilihan Putra dan Putri NTT Tahun 2019 : Julie Laiskodat: Semuanya Akan Jadi Pemenang

 

Marselus Payong, dalam rilisnya kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (16/11/2019) siang menjelaskan, abad ke-21 ditandai dengan munculnya revolusi industri 4.0 yang memengaruhi seluruh segi kehidupan umat manusia sehingga menimbulkan goncangan akibat dari banjir inovasi yang dibawanya (Schweb, 2016).

"Goncangan itu menimbulkan kekacauan dan kehancuran pada tatanan-tatanan tertentu yang sudah mapan. Inilah yang disebut juga era disrupsi. Meskipun membawa kekhawatiran, Co-founder Singularity University, Peter Diamandis, melihat dampak positif lain yang dapat ditimbulkannya. Disrupsi hanyalah guncangan saat ini dan pada akhirnya manusia akan menemukan banyak kelimpahan dari kekacauan itu," kat Payong.

Ia mengungkapkan, diamandis membagi perkembangan kemajuan teknologi pada era 4.0 ini secara eksponensial dalam enam tahapan, yang disebutnya dengan "6D of Exponential Growth" (Zainuddin, 2014; Diamandis, 2012).

15 im Putra dan 10 Tim Putri Unggulan Siap Tampil di Liga Bola Voli Walikota Cup 2019, Simak Info

Pertama, digitalization, yakni transformasi dari analog menuju digital di hampir semua sektor. Digitalisasi telah menyebabkan sebagian besar segi kehidupan diubah ke dalam bit-bit biner 1-0.

"Ini nampak dalam berbagai pemrograman komputer, yang menghasilkan berbagai aplikasi untuk menanggapi kebutuhan-kebutuhan manusia (dokumen-dokumen, buku-buku, citra/gambar, peralatan elektronik, dsb)," papar Payong.

Halaman
1234
Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved