Traffic Light di Patung Kirab Rusak Lagi, Ini Jawaban Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Kupang

Lampu Traffic Light di patung kirab Rusak Lagi, Ini Jawaban Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Kupang

Traffic Light di Patung Kirab Rusak Lagi, Ini Jawaban Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Traffic light Patung Kirab Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang yang tidak berfungsi, Selasa (12/11/2019) siang 

Lampu Traffic Light di patung kirab Rusak Lagi, Ini Jawaban Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Kupang

Selamat Siang Pos Kupang

SEJATINYA traffic light (lampu lalu lintas) hadir sebagai alat untuk membantu manusia baik pengendara kendaraan bermotor maupun para pengguna jalan. Traffic light membantu arus lalu lintas dari berbagai arah dan mengatur pergerakan pengendara sehingga tertib dan teratur. Juga memudahkan para pejalan kaki yang hendak melalui zebra cross yang ada.

Namun demikian, traffic light yang terpasang di Patung Kirab di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang sudah beberapa hari terakhir ini tidak berfungsi.

Kades Renduwawo Teodorus Aru Ingin Aparat Desa Bertanggungjawab Menjalankan Tugas

Matinya lampu lalu lintas tersebut tentunya sangat mengganggu banyak pihak. Arus kendaraan dari empat arah yaitu dari arah Kantor DPD Partai Golkar NTT, arah Korem 161 Wirasakti, arah dari Kantor Gubernur NTT dan dari arah Lippo Plaza Kupang jadinya sangat semberawut.

Semua kendaraan berupaya mendahului dari yang lain. Kondisi inilah yang menyebabkan arus lalu lintas jadi sembrawut. Selain itu, ada juga warga yang memacu kendaraannya tanpa peduli dengan orang atau kendaraan yang melintas dari arus yang lain. Hal ini tentu merugikan masyarakat pengguna jalan di mana aktivitas dan mobilitas kendaraan terlihat semrawut.

Bertugas Selama Dua Tahun Lebih, Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto Resmi Diganti

Kondisi ini juga bisa memicu potensi kecelakaan semakin besar karena arus kelompok kendaraan dari empat arah di titik jalan tersebut semrawut.
Traffic light menjadi tiang besi 'tak berguna' dan tidak dapat mengatur pergerakan kendaraan pada masing-masing kendaraan agar dapat bergerak secara bergantian sehingga tidak saling mengganggu antar-arus yang ada.

Kemacetan semakin parah saat pagi hari dan sore hari saat padatnya mobilitas kendaraan. Akibatnya, setiap pengguna jalan harus ekstra hati-hati sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

Sebagai warga Kota Kupang yang sering melintasi jalan tersebut, kami berharap Pemerintah Kota Kupang melalui instansi terkait dapat segera menyelesaikan masalah tersebut sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.
Terima kasih
Yuven Nitano
Warga Kota Kupang

Tanggapan
Akibat Pembakaran Sampah

Halaman
12
Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved