BREAKING NEWS: Habis Minum Moke, Yohanes Liko Ditikam Temannya di Rangkat Manggarai

BREAKING NEWS: habis minum moke, Yohanes Liko ditikam temannya di Rangkat Manggarai

BREAKING NEWS: Habis Minum Moke, Yohanes Liko Ditikam Temannya di Rangkat Manggarai
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Yohanes Liko alias Hans, korban penganiayaan di Rangkat, Kelurahan Watu, Manggarai. 

BREAKING NEWS: habis minum moke, Yohanes Liko ditikam temannya di Rangkat Manggarai

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Sore itu, Sabtu (16/11/201), Yohanes Liko alias Hans (20), warga Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai pulang dari tempat kerja di sebuah bengkel mengajak temannya sekitar 10 orang ke kosnya.

Dari pukul 16.00 wita sampai pukul 18.00 wita mereka duduk di kosnya Hans di Rangkat, Kelurahan Watu menghabiskan 7 botol moke alias miras lokal.

Traffic Light di Patung Kirab Rusak Lagi, Ini Jawaban Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Kupang

Menjelang malam hari, datang istrinya Hans, teman-temannya pun diusir agar jangan minum moke lagi.

Hans lalu bersama istrinya menutup kamar kos.

Tiba-tiba datang Oben lalu mendobrak pintu dan masuk kamar memukuli Hans.

Hans pun tak membalas lalu bahu bagian kirinya ditikam menggunakan benda tajam.

Kades Renduwawo Teodorus Aru Ingin Aparat Desa Bertanggungjawab Menjalankan Tugas

Hans yang bersimbah darah lalu ditinggal oleh Oben, yang merupakan tetangga kosya.

Tak terima dianiaya Hans lalu mengadu ke Polres Manggarai.

"Saya dipukul di dalam kos. Pelakunya teman saya yang berasal dari Ngada. Pelakunya tetangga saya di Rangkat. Saya tidak tahu kenapa dia pukul lalu tikam saya di bahu kiri," kata Hans, yang ditemui POS-KUPANG.COM di Piket Mapolres Manggarai, Sabtu (16/11/2019) malam.

Hans malam itu tampak lemah. Ia sedang tidur di tempat penjagaan karena pengaruh alkohol dan darah bahu kirinya yang belum dibersihkan.

Di bajunya masih ada bercak darah. Raut wajah pun tidak ceria karena penganiayaan yang ia alami.

Hans yang melapor ke polisi mengaku pelaku yang menikamnya telah kabur.

Ia sendiri mengenal baik pelaku karena satu daerah asal yakni Ngada.

"Saya kerja di Ruteng dan asal saya dari Ngada. Pelaku juga dari Ngada dan tinggal dekat saya di Rangkat," paparnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved