BREAKING NEWS: Dua Pelaku Pencurian Aki Lampu Jalan di Kota Kupang Dibekuk Polisi

BREAKING NEWS: dua pelaku pencurian aki lampu jalan di Kota Kupang Dibekuk Polisi

BREAKING NEWS: Dua Pelaku Pencurian Aki Lampu Jalan di Kota Kupang Dibekuk Polisi
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana konferensi pers di Mapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota, Jumat (15/11/2019) 

BREAKING NEWS: dua pelaku pencurian aki lampu jalan di Kota Kupang Dibekuk Polisi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Aksi pengrusakan lampu jalan dan pencurian aki ( accu) sollar cell lampu jalan yang selama ini meresahkan masyarakat akhirnya terbongkar.

Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Lima mengamankan dua dari empat pelaku yang merupakan komplotan pencuri spesialis accu sollar cell lampu jalan.

Ibu Rumah Tangga Terima Reward Dari PT Bio Nerve Indonesia Berjaya

Sedangkan dua pelaku yang lolos yakni Jemson Toy dan Ridwan Toy.

Kedua pelaku yang dibekuk yakni Feky Toy (28) dan Mel Toy (30), warga asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang selama ini kost di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Feky Toy berhasil diamankan melakukan aksinya bersama dua rekannya yang berhasil lolos di area Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Pelaku Mel Toy diamankan dalam pengembangan kasus tersebut oleh pihak kepolisian.

Resmi! Anggota DPR RI Kristina Muki Nyatakan Tak Maju Pilkada TTU 2020 Mendatang

Sebelumnya, accu sollar cell lampu jalan di area Undana juga dicuri oleh para tersangka.

Atas kejadian tersebut, pihak kampus bersiaga dan berhasil mengamankan satu pelaku atas nama Feky Toy sekitar pukul 02.00 Wita.

Demikian Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH., SIK saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Kelapa Lima, Jumat (15/11/2019).

"Kami melakukan koordinasi dengan pihak Undana yang juga menjadi korban. Dan memang mereka sudah mengintai sejak Kamis malam. Setelah didapat (pelaku), pihak Undana hubungi kami lalu kami lakukan pengembangan dan mengamankan satu pelaku lainnya yakni Mel Toy," katanya.

Polisi selanjutnya membawa para pelaku ke sejumlah penadah di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima dan Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak Kota Kupang untuk memgamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebanyak 15 accu sollar cell lampu jalan berukuran kecil, 17 accu berukuran besar serta barang bukti lainnya.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, barang curiannya dijual kepada seorang pengepul barang bekas dan accu berinisial OH.

Para pelaku mendapatkan Rp 11 juta usai menjual barang curian itu kepada OH.

Selanjutnya, OH menjual lagi barang curian tersebut ke pengepul lainnya dengan harga Rp 13 ribu per kilogram.

Kapolsek Kelapa Lima menjelaskan, para pelaku melakukan aksinya pada malam hari dengan menggunakan mobil dan uang hasil curian digunakan untuk kebutuhan hidup.

Para pelaku ternyata merupakan kerabat yang berasal dari satu wilayah yang sama. Mereka tidak hanya beraksi di Kota Kupang, akan tetapi melancarkan aksinya hingga di Kabupaten TTU.

"Pencurian ini jaringan keluarga dan telah melancarkan aksinya secara berulang-ulang kali baik di Kota Kupang dan kabupaten TTU. Aksinya dilakukan pada malam hari. Khusus pencurian solar cell," ujarnya.

Diakuinya, para korban telah beraksi cukup lama, tercatat di Polsek Kelapa Lima terdapat sebanyak lima laporan polisi terkait kasus tersebut.

Para pelaku juga mengaku melakukan aksinya di beberapa titik di Kota Kupang.

"Di kami sajab ada 5 laporan polisi, belum datang juga dari polsek lain dan dari Kabupaten TTU," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pengaman Kampus (SPK) Undana Kupang, Yafet Febby mengatakan, para pelaku telah melancarkan aksinya di kampus tersebut sebanyak 3 kali selama 2 bulan terakhir.

Namun demikian, dari dua kali pencurian yang dilakukan, para tersangka tidak membawa accu sollar cell lampu jalan akan tetapi meninggalkan di semak-semak di dekat tiang lampu.

"Tiga hari yang lalu kami kebobolan dua lampu jalan, di lampu jalan itu masing-masing ada dua accu," paparnya saat ditemui di Mapolsek Kelapa Lima.

Pihaknya pun mendapatkan teguran dari Rektor Undana Kupang dan memperketat penjagaan dengan menutup pintu masuk dan beberapa petugas bersembunyi di area taman dekat pintu masuk kampus pada Kamis malam.

Para pelaku, lanjut Yafet, menggunakan satu unit mobil Avanza bernomor polisi DH 1170 HC dan melintasi depan kampus sekitar pukul 02.00 Wita.

Saat berada di depan kampus, tiga pelaku turun dari dalam mobil dan melompati pagar di samping kampus.

Para petugas yang telah bersiaga akhirnya dapat membekuk satu pelaku, sedangkan 2 pelaku lainnya melarikan diri.

"Kami laporkan ke pak rektor lalu segera hubungi pihak kepolisian," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved