Pemprov NTT Perkuat Infrastruktur di Tujuh Destinasi Wisata

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT) terus memperkuat infrastruktur di tujuh Destinasi Pariwisata di NTT.

Pemprov NTT Perkuat Infrastruktur di Tujuh Destinasi Wisata
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Bappelitbangda NTT, Lecky F. Koli, S.TP, M.Si 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT) terus memperkuat infrastruktur di tujuh Destinasi Pariwisata di NTT. Infrastruktur yang dibenahi antara lain akomodasi dan akses jalan.

Hal ini disampaikan Kepala Bappelitbangda NTT, Lecky F. Koli, S.TP, M. Si kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (15/11/2019).

Tujuh destinasi itu masing -masing adalah, Pantai Liman, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Destinasi Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, Fatumnasi di Kabupaten TTS, Koanara di Kabupaten Ende, Praimadita di Kabupaten Sumba Timur, Lamalera di Kabupaten Lembata dan Wolwal di Kabupaten Alor.

Sidang Korupsi NTT Fair, Yuli Afra dan Hadmen Puri Saling Bantah Soal Kenalkan Lebu Raya

Menurut Lecky, pemerintah tengah melakukan pembenahan infrastruktur di tujuh destinasi itu.

"Infrastruktur dimaksud seperti membangun akomodasi, home stay dan juga aksesibilitas terutama jalan," kata Lecky.

Dia menjelaskan, karena merupakan destinasi baru, maka pemerintah perlu melakukan pemetaan dan setelah pemetaan diharapkan semua pihak bisa ikut terlibat, baik sektor terkait, pemerintah dan swasta.

Sidang Korupsi NTT Fair, Jaksa Penuntut Umum Serahkan Bukti Transfer Fee dari Hadmen Puri

Dikatakan, di NTT banyak destinasi pariwisata yang bisa dijual dan ada 22 destinasi di setiap daerah yang akan dikembangkan dan khusus di tahun 2019 ini hanya tujuh destinasi yang dibenahi.

"Pada destinasi-destinasi ini kita bangun resort,home stay dan juga sarana pendukung lainnya. Tentu ini perlu koordinasi lintas sektor terkait," katanya.

Dia mencontohkan pembenahan yang dilakukan seperti di Destinasi Fatumnasi yang perlu diperhatikan adalah akses jalan.

"Paling utama adalah amenitis dan juga keberlabgsungan suplai bahan makanan ke hotel atau home stay. Fukungan bahan makanan ke destinasi, perlu terjaga. Karena itu kita akan bangun satu domestik base sehinggga bisa mensuplai bahan makanan ke destinasi pariwisata," ujarnya.

Dia mengakui, selain membenahi, pemerintah juga mendorong agar masyarakat terlibat aktif, sehingga ada pergerakan atau pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

"Kenapa seperti itu, agar masyarakat bisa menikmati pengembangan pariwisata. Karena pariwisata kita berbasis masyarakat. Kita dorong agar masyarakat yang ada di area pariwisata bisa terlibat sehingga ada geliat ekonomi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Kepala Bappelitbangda NTT, Lecky F. Koli, S.TP, M.Si

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved