Keterlaluan Ayah Tega Jual Anak Sendiri Rp 160 Juta Untuk Bayar Vlogger Wanita di Acara Livestream

Keterlaluan Ayah Tega Jual Anak Sendiri Rp 160 Juta Untuk Bayar Vlogger Wanita di Acara Livestream

Editor: Alfred Dama
Kolase: DailyMail//Pixel
Miris, ayah tega jual anaknya sendiri seharga Rp. 160 juta untuk bayar vlogger wanita di acara livestream. 

Ayah Tega Jual Anak Sendiri Seharga Rp 160 Juta Untuk Bayar Vlogger Wanita di Acara Livestream

POS KUPANG.COM -- Berita viral hari ini. Seorang ayah di Tiongkok tega jual anaknya sendiri. Anak dijual seharga Rp. 160 juta. Uang itu lalu digunakan untuk membayar vlogger wanita di acara video livestream.

Ayah yang memiliki tanggung jawab memberi nafkah dan menyayangi anaknya sendiri.

Hal tersebut bisa saja tidak dilakukan oleh Ayah, karena suatu hal yang memiliki masalah sendiri.

Namun bagaimana dengan menjual anaknya sendiri demi uang yang malah diberikan kepada wanita favoritnya di sebuah acara live-stream?

Seperti seorang ayah yang menjual putrinya kepada pasangan suami istri seharga 8000 yuan (Rp. 161 juta) ini.

Parahnya uang yang ia dapat dari menjual anaknya ini malah diberikan kepada seorang host wanita favoritnya di situs live-streaming.

Dilansir dari DailyMail pada (12/11/2019) pria dari provinsi Fujian di Tiongkok itu memiliki satu putra dan satu putri ini ternyata juga memiliki kisah miris di balik penjualan anaknya.

Ia mengklaim bahwa istrinya telah menghilang dan mengaku tidak lagi mampu membesarkan kedua anaknya.

Dia menghadapi tuduhan perdagangan anak setelah memperdagangkan anak gadisnya di bulan Februari lalu.

Kasus ini akhirnya dilaporkan oleh surat kabar lokal Strait Metropolis Daily

Menurut laporan kasus tersebut, ayah dari gadis yang dijual memiliki nama Lu, ia diduga diperkenalkan kepada seorang pembeli oleh dua perantara awal tahun ini.

Keluarga pembeli, yang dikenal dengan nama Chen, tinggal di kota Fuzhou , yang berjarak 110 kilometer dari kota kelahiran Lu, Putian.

Bapak dan Ibu bernama Chen ini diketahui menderita masalah kesuburan.

Dan putra mereka meninggal pada tahun 2017 yang lalu, oleh karena itu mereka berharap untuk mengadopsi seorang anak.

Keluarga Chen bertemu Lu untuk pertama kalinya pada awal tahun ini di Putian untuk melihat foto dan video anaknya.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved