Bertekad Jadikan Mengeruda Desa Organik, KSM Brfarm Mengeruda Launching Pupuk POC 3G

Kepala Desa Mengeruda, Yohanes Yanuarius Soa, bertekad Desa yang ia pimpin menjadi Desa Organik tahun 2021.Kades Yohanes menjelaskan organik yang

Bertekad Jadikan Mengeruda Desa Organik, KSM Brfarm Mengeruda Launching Pupuk POC 3G
Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan Ket:
Suasana saat launching pupuk POC 3G oleh KSM Brfarm Mengeruda di Desa Mengeruda Kecamatan Soa Kabupaten Ngada, Kamis (14/11/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Kepala Desa Mengeruda, Yohanes Yanuarius Soa, bertekad Desa yang ia pimpin menjadi Desa Organik tahun 2021.

Kades Yohanes menjelaskan organik yang dimaksud adalah menggunakan pupuk organik untuk semua jenis tanaman pangan.

"Mulai sekarang, tahun 2020 Desa Mengeruda harus mulai dengan organik. Sehingga tahun 2021 harus sudah organik semua di Mengeruda," ungkap Kades Yohanes, saat launching pupuk cair lokal POC 3G yang dikembangkan oleh KSM Brfarm Mengeruda di Mengeruda Kecamatan Soa Kabupaten Ngada, Kamis (14/11/2019).

PERSIB BANDUNG Bangkit! Ini Kata Pelatih Maung Bandung Janjikan Kemenangan Beruntun d Liga 1

Yohanes mengatakan untuk mengkampanyekan go organik tak semudah kita membalikkan telapak tangan, harus butuh banyak dukungan termasuk dari kalangan media masa dan media elektronik.

Ia mengatakan pupuk organik yang dihasilkan adalah berasal dari kotoran hewan yang diolah dengan teknologi yang sederhana dan semua alat dan bahan mudah didapatkan.

Pagi Ini Ada 6 Gempa Susulan Menggoyang Manado Usai Dihantam Gempa 7,1 SR, Info

"Tahun depan ada 10 unit wc ternak dibuatkan di Desa Mengeruda. Kami laksanakan itu. Tapi kami siapkan teknologi dengan kembangkan lahan tidur dengan teknologi Pompa Barsha dan hydrant," tegas Yohanes.

Sementara Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat, Brfarm Mengeruda, Henry C. Roga, mengatakan, saat ini pupuk cair lokal yang dihasilkan merupakan kerja keras dirinya bersama anggota Brfarm.

Terkait Status Mantan Napi Ahok yang Akan Jadi Bos BUMN, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Pupuk cair itu berasal dari WC ternak atau kotoran ternak peliharaan yang diolah dengan teknologi sederhana.

Saat ini pupuk sudah dikemas dalam bentuk botol satu liter dan harga 20.000 rupiah/botol (satu liter).

Hanya saja belum dijual secara komersil karena belum memiliki ijin resmi dari Pemda Ngada. Saat ini sedang diupayakan mengurus segala ijinnya.

"Pupuk organik lokal ini sama saja kualitasnya. Tidak beda dengan yang diproduksi diluar NTT. Bahan yang didapatkan sangat mudah kita peroleh," ungkap Henry.

Henry mengatakan dirinya bertekad agar pupuk POC 3G ini bisa digunakan oleh masyarakat dan mengurangi pupuk an organik atau pupuk peptisida.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Ngada, Siwe Djawa Salentinus, berjanji akan membantu proses pengurusan ijin edar pupuk POC 3G yang diproduksi oleh KSM Brfarm Mengeruda.

Siwe mengapresiasi atas semangat anak muda asal Mengeruda yang sudah berjuang untuk menjadi petani sukses.

Menurut Siwe usaha dibidang pertanian sangat menjanjikan dan butuh proses. Anak muda harus diajak untuk kembali bertani dan berkebun.

Suasana saat launching pupuk POC 3G oleh KSM Brfarm Mengeruda di Desa Mengeruda Kecamatan Soa Kabupaten Ngada, Kamis (14/11/2019).
Suasana saat launching pupuk POC 3G oleh KSM Brfarm Mengeruda di Desa Mengeruda Kecamatan Soa Kabupaten Ngada, Kamis (14/11/2019). (Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan Ket:)
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved