Sidang Kasus NTT Fair: Delapan Kali Saksi Mengambil Uang Dari Terdakwa Ferry Pandie

Sidang Kasus Korupsi NTT Fair: Delapan Kali Saksi Mengambil Uang Dari Terdakwa Ferry Pandie

Sidang Kasus NTT Fair: Delapan Kali Saksi Mengambil Uang Dari Terdakwa Ferry Pandie
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Tiga saksi mengambil sumpah dalam sidang lanjutan untuk terdakwa Ferry Jons Pandie di Pengadilan Tipikor Kupang pada Kamis (14/11/2019) 

Sementara itu, ajudan mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Aryanto Rondak membenarkan apa yang disampaikan oleh Bobby. Alumni IPDN ini mengatakan bahwa dua kali menerima titipan dari Bobby. Titipan tersebut katanya ia letakkan di meja kerja mantan gubernur.

"Benar saya terima dan saya serahkan ke bapak. Setelah saya terima saya masuk. Pertama dalam bentuk semacam tas dengan resleting bening, yang kedua dalam amplop," katanya. 

Saat itu, katanya, mantan Gubernur Frans Lebu Raya menyuruhnya untuk meletakkan di atas meja kerja ketika ia sampaikan bahwa itu adalah titipan dari Kepala Dinas PRKP, Yuli Afra. 

"Beliau (FLR) bilang taruh saja disitu, jadi tidak ada pembicaraan. Sebelumnya saya bilang bapak ini ada titipan dari ibu kadis," ujar Aryanto. 

Jonny pun mengungkapkan hal yang sama. Ia mengaku menerima amplop dari Bobby di rumah jabatan Sekda.

Saat ditanya oleh hakim, ketiga saksi tersebut mengaku tidak mendapatkan imbalan apa apa dari "jasa" yang mereka lakukan.

Terdakwa Ferry Jons Pandie pada akhir sidang membenarkan semua keterangan para saksi ketika dikonfirmasi oleh hakim. Ia mengatakan bahwa keterangan tiga saksi itu sesuai. 

Sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Ikrarniekha Elmayawati Fau, SH., MH dan hakim anggota masing masing Ibnu Kholik SH., MH dan Drs Gustaf Marpaung SH tersebut dimulai pada pukul 16.30 Wita di ruang sidang Pengadilan Tipikor Kupang. 

Terdakwa Ferry Jons Pandie didampingi kuasa hukumnya Deddy Jahapay SH dan Mario Kore Mega SH, M.Hum. Sementara, penuntut umum yang hadir terdiri dari Hendrik Tip SH., Hery J Franklin SH., dan Emerensiana Djemahat SH. Sidang lanjutan akan dilaksanakan pada Kamis (14/11/2019) untuk mendengarkan keterangan saksi mahkota. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved