Ini Awal Mula Penganiayaan Warga Fatululi Hingga Pingsan Lalu Dirawat di RS Siloam Kupang

Ini awal mula Penganiayaan warga Fatululi hingga Pingsan lalu dirawat di RS Siloam Kupang

Ini Awal Mula Penganiayaan Warga Fatululi Hingga Pingsan Lalu Dirawat di RS Siloam Kupang
POS-KUPANG.COM/Dokumentasi Polsek Oebobo Polres Kupang Kota
Korban saat melaporkan kasus penganiyaan di Mapolsek Oebobo Polres Kupang Kota. 

Ini awal mula Penganiayaan warga Fatululi hingga Pingsan lalu dirawat di RS Siloam Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ini awal mula Penganiayaan warga Fatululi hingga Pingsan lalu dirawat di RS Siloam Kupang.

Charles Libing (55), warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dianiaya hingga pingsan.

Korban dianiaya di rumahnya di Jln Shopping Center RT 15 RW 005 oleh Nimrot Lalang Sir pada Selasa (5/11/2019) lalu.

Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Bandara El Tari Kupang Tingkatkan Pengamanan

Akibat kejadian tersebut korban sempat pingsan dan dilarikan ke RS Siloam Kupang.

Demikian disampaikan Kapolsek Oebobo Polres Kupang Kota, Kompol I Ketut Saba ketika menghubungi POS-KUPANG.COM pada Rabu (13/11/2019). "Kasus ini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan," ungkapnya.

Perekrutan 139 PTT Pemkot Kupang, NasDem Minta Tinjau Kembali, Begini Penjelasan Kepala BKPD

Kepada pihak kepolisian korban mengaku dianiaya pada Selasa (5/11/2019) malam saat hendak makan malam bersama keluarganya.

Sekitar pukul 21.00 Wita, korban yang saat itu bersama anaknya, Lori Libing mendengar bunyi sepeda motor masuk ke dalam halaman rumah.

Motor tersebut ternyata dikendarai oleh pelaku dan memainkan gas motornya secara berulang ulang dengan suara yang keras sehingga sangat menggangu ketenangan rumah.

"Karena suara gas sepeda motor yang berisik sehingga korban langsung keluar dari dalam rumah dan pergi ke samping halaman rumah hendak melihat siapa yang gas-gas sepeda motor," kata Kapolsek Oebobo mengisahkan pengakuan korban.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved