Berdalih Tak Perawan Ayah Kandung Perkosa Anak Gadisnya 9 Kali, Sang Ibu Syok Lihat Kondisi Putrinya

Berdalih Tak Perawan Ayah Kandung Perkosa Anak Gadisnya 9 Kali, Sang Ibu Syok Lihat Kondisi Putrinya

Berdalih Tak Perawan Ayah Kandung Perkosa Anak Gadisnya 9 Kali, Sang Ibu Syok Lihat Kondisi Putrinya
PHOTOS: TNP-ASIAONE
Berdalih Tak Perawan Ayah Kandung Perkosa Anak Gadisnya 9 Kali, Sang Ibu Syok Lihat Kondisi Putrinya 

Kini, AJ telah digelandang ke Kantor UPPA Satreskrim Polres Malang setelah mendapat laporan dari tunangan Melati pada Selasa (5/11/2019).

Meski datang sambil merunduk malu, AJ tetap saja menyalahkan putri kandungnya atas segala perbuatan bejatnya.

Mengutip Tribun Jatim, pelaku mengaku berbuat bejat lantaran kecewa dengan anaknya.

Ia menuduh putrinya tak perawan lagi.

"Itu (korban) anak kandung saya. Saya kecewa anak saya tidak perawan lagi, nakal gitu, lho.

"Saat saya berhubungan, istri tak tahu," ucap pelaku singkat. 

Seorang ayah mestinya menjadi panutan dan pelindung keluarga apalagi anak gadisnya

Namun kelakuan seorang ayah asal Inggris ini benar-benar bejat

Sosok ayah yang seharusnya melindungi dan menyayangi anaknya justru bertindak sebaliknya.

Melansir dari Newsweek.com pada Kamis (10/9/2019), pria itu tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang saat itu berusia 14 tahun.

Parahnya, sang anak sampai harus mengandung buah hati hasil perbuatan bejat sang ayah.

Tak cuma sekali, gadis malang tersebut bahkan harus merasakan mengandung dan melahirkan sebanyak 6 kali.

Berdasarkan laporan media setempat, pria tersebut sudah ditangkap oleh aparat kepolisian.

Ia juga menjalani sidang di Pengadilan Swansea Crown di Wales Inggris.

Meski telah melakukan perbuatan bejat, pria tersebut tetap mengelak tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Ia malah berdalih dan mengaku jika saat itu dirinya hanya ingin memberikan pendidikan seks kepada anaknya.

Modus itulah kemudian dijadikan senjata oleh pelaku untuk terus melakukan tindakan pemerkosaan, dan memaksa anaknya untuk menuruti keinginannya.

Namun tentu saja, aparat berwenang tak langsung mempercayainya.

Mengingat sudah ada bukti jika anak gadisnya sudah hamil dan melahirkan bayinya saat berusia 14 tahun.

Anak gadisnya juga telah membeberkan fakta tersebut kepada kepolisian.

Namun, selama ini gadis tersebut tak pernah melaporkan kelakuan bejat ayahnya karena pelaku telah memanipulasi korban dengan caranya sendiri.

Hakim yang menangani kasus tersebut, Paul Thomas mengatakan bahwa kasus tersebut merupakan salah satu yang terburuk yang pernah ditanganinya.

"Ini adalah salah satu kasus terburuk yang pernah saya tangani.

"Saya telah terlibat dalam kasus kriminal sebagai pengacara dan sebagai hakim selama 40 tahun.

"Namun kasus ini termasuk dalam kasus terburuk yang pernah saya alami," ujar Paul.

Kepala Detektif Inspektur, Paul Jones juga mengatakan jika ia sangat berterimakasih atas keberanian korban untuk akhirnya berbicara fakta dan membongkar kelakuan pelaku.

"Saya ingin siapa pun yang menderita pelecehan menemukan keberanian untuk maju, polisi juga akan bekerja tanpa lelah untuk menyeret pelaku ke pengadilan"

Baginya, kasus pelecehan dan pencabulan tersebut merupakan kasus serius dan berdampak besar bagi korban.

Tak hanya mempengaruhi secara psikis, namun juga fisik.

Hakim Paul Thomas juga mengatakan jika pelaku akan mendapatkan hukuman yang berat atas perbuatannya.

Berdasarkan laporan media setempat Wales Online, pengumuman penentuan hukuman pelaku akan diberitahukan pada 18 Oktober mendatang. (*)

Bejat! Pria di Karawang Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Hingga Hamil dan Jual Sang Anak ke Pria Hidung Belang Seharga Rp 300 Ribu

Sosok ayah adalah laki-laki yang menjadi panutan bagi istri dan anak-anaknya, dalam sebuah keluarga.

Namun tidak dengan seorang ayah di Karawang yang justru tega mencabuli anak kandungnya sendiri.

Ayah yang tega cabuli anaknya sendiri ini berinisial DS (47).

DS tega mencabuli anak kandungnya sendiri A yang masih berusia 17 tahun, sejak tahun 2018 lalu.

Atas perbuatan bejat yang dilakukan DS, A bahkan sampai hamil.

Melansir laman Kompas.com, Rabu (18/9/2019), A dipaksa berhubungan badan dengan DS setiap hari minggu.

DS mengungkapkan kepada polisi bahwa selama ini, ia mengajak A ke sebuah pos kosong di Kecamatan Telukjambe Barat.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi itu bukan hanya sekali. Bahkan, korban pun hamil," kata Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra saat dihubungi, Selasa (17/9/2019), dikutip Kompas.com.

Kelakuan bejat DS terungkap setelah sang istri mencurigai bentuk tubuh sang anak berubah.

Saat ditanya oleh sang ibu, A mengaku telah dihamili oleh ayahnya.

Sang ibu yang murka kemudian melapor ke polisi, atas perbuatan DS.

Polisi berhasil membekuk DS pada 10 September 2019 lalu.

Mirisnya lagi, A bahkan dijual oleh DS kepada pria hidung belang.

A dijual DS dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

DS bahkan telah menjual A sebanyak tiga kali ke beberapa lelaki hidung belang.

Atas tindakan bejatnya, DS dijerat Pasal 81 ayat (3) atau 82 ayat (2) UU Nomor 17 tahun 2016 Perpu Nomor 1 tahun 2016.

Tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun.

Tak hanya kali ini saja kita dengar kasus ayah cabuli anak kandungnya sendiri.

Beberapa waktu lalu, seorang gadis berusia 16 tahun di Tulangbawang Barat, Lampung, juga menjadi korban pemerkosaan.

Pelakunya adalah ayah kandungnya sendiri.

Melansir laman Tribunnews.com, Rabu (18/9/2019), kejadian malang yang menimpa DA (16) diungkap oleh sang ibu pada 13 Juli 2019.

Kala itu DA tengah menyetrika baju di rumah, pelaku, ER (36) mengancam DA menggunakan senjata tajam jika tidak mau melakukan hubungan badan.

YA (35) juga tengah tertidur, namun saat bangun, YA terkejut melihat ER melakukan hubungan badan dengan DA.

Sang ibu yang terkejut kemudian menjerit lalu menghubungi keluarganya.

ER berhasil ditangkap di rumah orang tuanya pada pukul 22.30 WIB.

Ternyata ER telah melakukan perbuatan bejatnya sebanyak dua kali, sejak Maret 2019 lalu. (*)

Editor: maria anitoda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved