Bupati Malaka Ajak DPRD Jaga Sinergitas dan Komitmen

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak anggota DPRD Kabupaten Malaka untuk menjaga sinergitas dan komitmen dalam membangun Kabupaten Malaka.

Bupati Malaka Ajak DPRD Jaga Sinergitas dan Komitmen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
SIDANG---Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Malaka di Betun, Senin (11/11/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG COM| BETUN----Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak anggota DPRD Kabupaten Malaka untuk menjaga sinergitas dan komitmen dalam membangun Kabupaten Malaka.

Sebagai bupati, Stefanus Bria Seran terus menggelorakan semangat optimisme bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Malaka harus lebih meningkat dari waktu ke waktu. Masyarakat Malaka harus mampu berdiri sejajar bahkan menjadi yang terdepan dalam semua dimensi kehidupan di bumi Flobamora.

Tekad besar ini tidak sekedar retorika tetapi harus diimplementasikan.
Kuncinya adalah komitmen dan sinergi antara pemerintah bersama DPRD. Pemerintah dan DPRD mesti
berpikir secara positif menggerakan etos kerja masyarakat, mengorganisir dan mendayagunakan semua potensi yang dimiliki secara berdaya guna dan berhasil guna.

"Tekad besar ini tidak sekedar retorika tetapi harus diimplementasikan. Kuncinya adalah komitmen dan sinergi antara Pemerintah dan DPRD yang terhormat", ungkap Bupati dalam pembukaan sidang Sidang III DPRD Kabupaten Malaka di Betun, Senin (11/11/2019).

Bupati Stefanus Bria Seran berharap masyarakat Kabupaten Malaka tidak mudah terprovokasi untuk bersikap apatis, pesimis dan resisten terhadap geliat pembangunan di daerahnya.

Suara-suara sumbang dari segelintir orang yang tidak simpati dengan kemajuan pembangunan, tidak ingin daerahnya maju dan tidak ingin masyarakat Malaka sejahtera, hendaknya dilawan dengan kerja tulus, kerja nyata, kerja keras dan kerja tuntas untuk membangun Rai Malaka.

Menurut Bupati Stef, Penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2020 berada pada tahun keempat masa kepemimpinan mereka sebagai Bupati Malaka periode 2016-2021. Kenyataan membuktikan bahwa banyak kemajuan yang telah diraih bersama, sebagai hasil dari pembangunan, pelaksanaan pemerintahan, maupun pelayanan kemasyarakat. Namun secara jujur pemerintah akui juga bahwa masih banyak persoalan masyarakat yang belum teratasi secara tuntas dan harus mendapat perhatian ekstra.

Untuk itu, pemerintah bersama DPRD terus membimbing pola pikir dan pola hidup masyarakat ke arah yang lebih kreatif dan produktif. Masyarakat harus terus dimotivasi untuk memiliki jiwa juang (fighting spirit) yang tinggi, serta meninggalkan budaya malas dan berharap pada belas kasihan alam.

"Sebagai pemimpin, kita harus mampu menunjukan keteladanan dan kepeloporan, menggerakan dan mendayagunakan semua potensi daerah yang ada untuk kesejahteraan rakyat. Yakinlah bahwa niat baik kita akan mendapat restu dari leluhur dan Tuhan Sang Pencipta”, tandas Bupati Stef.

Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020 adalah “Peningkatan Sumber Daya Manusia Untuk Pertumbuhan Berkualitas”. Sementara itu tema RKPD Provinsi NTT Tahun 2020 adalah “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Akses dan Mutu Pelayanan Dasar Serta Pengembangan Parawisata sebagai Penggerak Utama Ekonomi Berbasis Masyarakat”.

Seirama dengan itu maka tema RKPD Kabupaten Malaka Tahun 2020 adalah Percepatan Implementasi Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Malaka 2016-2021. Program dan prioritas dalam RKPD Kabupaten Malaka tahun 2020, merupakan program dan kegiatan tahun ke-4 untuk Mensukseskan Visi dan Misi Kabupaten Malaka Tahun 2016-2021.

Program dan kegiatan prioritas tersebut diharapkan mampu menggerakan sumber daya secara simultan dan saling bersinergi, dibarengi upaya perbaikan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan.

Bupati Stef juga menegaskan soal perubahan paradigma dari “money follow function menjadi money follow program priority. Paradigma ini menegaskan bahwa tidak semua tugas pokok dan fungsi harus didanai secara merata. Paradigma ini menekankan penyusunan anggaran berbasis skala prioritas dan mendesak, untuk mengatasi kesenjangan dan permasalahan serta menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Dengan demikian, alokasi anggaran didasari pada prioritas kebutuhan Kabupaten Malaka. Hal ini selaras dengan prinsip uang rakyat dikembalikan kepada rakyat, untuk rakyat tidak ada istilah tidak ada uang, dan untuk rakyat tidak ada istilah tidak bisa. (jen/Adv).

SIDANG---Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Malaka di Betun, Senin (11/11/2019).
SIDANG---Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Malaka di Betun, Senin (11/11/2019). (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved