25 ASN di Nagekeo Ikut Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Liputannya!

25 orang ASN yang sedang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Setda Kabupaten Nagekeo mengikuti seleksi atau ujian kompetensi jabatan

25 ASN di Nagekeo Ikut Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Liputannya!
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Lukas Mere 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sebanyak 25 orang ASN yang sedang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Setda Kabupaten Nagekeo mengikuti seleksi atau ujian kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama.

Seleksi tersebut dilaksanakan sejak Selasa (12/11/2019) hingga Kamis (14/11/2019) bertempat di ruangan Sekda Kompleks Civic Center Kantor Bupati Nagekeo.

Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Nagekeo yang juga Sekretaris Daerah Nagekeo, Drs.Lukas Mere, menyampaikan bahwa seleksi tersebut baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Nagekeo.

Laka Lantas di Manggarai Timur Meningkat, Sekda Minta Warga Viralkan Ajakan Waspada Berkendaraan

Seleksi itu juga dalam rangka pengembangan karier PNS secara kompetitif, sehingga Pemda Nagekeo menyelenggarakan seleksi/uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

"Seleksi dan uji kompetensi ini kami laksanakan untuk menggenapi amanat regulasi, dan dilaksanakan dengan memperhatikan kompetensi, kualifikasi, penilaian kinerja dan kebutuhan Instansi Pemerintah," ujar Lukas.

Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nagekeo ini, menjelaskam dasar hukum pelaksanaan seleksi/uji kompetensi tersebut adalah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Managemen PNS, Peraturan Kepala BKN Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pedomanl Penilaian Kompetensi PNS dan Surat Wakil Ketua Komisi ASN Nomor:B-3723/KASN/11/2019 tanggal 5 November 2019 perihal Rekomendasi Pelaksanaan Uji Kompetensi dalam Rangka Mutasi /Rotasi Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Ia mengungkapkan tahapan seleksi yang harus dilalui oleh para peserta adalah seleksi kompetensi yang meliputi Kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi Sosio-Kultural.

"Selanjutnya akan dilakukan seleksi oleh Panitia Seleksi yang meliputi rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas serta aspek lain yang relevan. Peserta juga harus menulis makalah, mempresentasikannya dan melalui uji wawancara,"urai Lukas.

Lihat Gol Indah Omid Nazari ke Gawang Arema FC, Cetak Gol Perdana saat Berseragam Persib Bandung

Ia mengaku hasil seleksi akan diumumkan kemudian dan hasil seleksi akan menjadi dasar pertimbangan bagi Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk melakukan rotasi dan mutasi jabatan.

Ia mengatakan peserta yang tidak lolos uji kompetensi tidak akan ditempatkan dalam jabatan.

"Bagi yang tidak lolos seleksi, resikonya adalah tidak dapat menduduki jabatan Pemimpin Tinggi Paramata," tegasnya.

Hadir sebagai panitia seleksi adalah para pakar/profesional, unsur akademisi dan unsur pemerintah diwakili oleh Sekda Nagekeo Drs.Lukas Mere dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nagekeo Drs.Bernad Dinus Fansiena, MT.

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved