Kesbangpol TTS Pantau Dua Warga Diduga Simpatisan HTI

Kepala Kesbangpol TTS, Okto Nabuasa membenarkan pihaknya saat ini sedang memantau pergerakan simpatisan organisasi terlarang HTI

Kesbangpol TTS Pantau Dua Warga Diduga Simpatisan HTI
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Kesbangpol Kabupaten TTS, Okto Nabuasa 

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Kesbangpol Kabupaten TTS, Okto Nabuasa membenarkan pihaknya saat ini sedang memantau pergerakan simpatisan organisasi terlarang HTI di Kabupaten TTS. Dari hasil pemantauan Kesbangpol, diketahui ada dua warga pendatang yang sudah mengantongi KTP Kabupaten TTS yang diduga kuat menjadi simpatisan HTI.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres TTS untuk sama-sama memantau pergerakan dua warga pendatang yang diketahui merupakan simpatisan HTI tersebut," ungkap Okto kepada pos-kupang.com, Selasa (12/11/2019) di ruang kerjanya.

Satgas Pamtas Yonif 142/KJ Berbagi Kasih dengan Veteran

Dirinya enggan menyebutkan nama dua oknum simpatisan HTI tersebut. Namun ia mengaku, satu oknum simpatisan berprofesi sebagai pengusaha dan satu simpatisan lainnya merupakan oknum ASN di lingkup Pemda TTS.

"Satunya pengusaha, satunya lagi ASN. Sejauh ini belum ada kegiatan yang berbau HTI yang digelar para simpatisan. Kita juga terus memantau jangan sampai ada pergerakan memasukan orang luar ke wilayah Kabupaten TTS, namun sejauh ini belum ada," jelasnya.

Kelurahan Mbongawani Ende Gelar Jambore Kader PKK dan Posyandu

Ketika ditanyakan apakah kedua oknum yang diduga simpatisan HTI tersebut sudah di panggil untuk dimintai klarifikasi atau diambil keterangannya, Okto mengaku, hal tersebut belum dilakukan. Keduanya dicurigai sebagai simpatisan HTI karena beberapa postingan di Facebook berhubungan dengan HTI.

Dirinya berjanji, jika memang ada pergerakan dari para simpatisan HTI tersebut, maka pihaknya akan segera bertindak.

"Kita belum bisa panggil untuk minta keterangan karena sejauh ini belum ada kegiatan yang berkaitan dengan HTI yang digelar di Kabupaten TTS," jelasnya.

Untuk diketahui, Sejumlah warga Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, melayangkan surat kepada Bupati TTS Egusem Piter Tahun.

Dalam surat yang dilayangkan tersebut, warga meminta agar Pemda TTS menelusuri keberadaan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di wilayah itu.

Warga yang berkirim surat tersebut antara lain Pina Nope, Bernad Olin, Kimas Angket dan Belandina Betty. Surat tersebut dikirimkan setelah melihat informasi yang beredar di media sosial Facebook. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved