BKKBN NTT Adakan Advokasi KIE KKBPK di Kabupaten Nagekeo

BKKBN Provinsi NTT, mengadakan kegiatan advokasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi ( KIE) Program KKBPK i Kabupaten Nagekeo

BKKBN NTT Adakan Advokasi KIE KKBPK di Kabupaten Nagekeo
ISTIMEWA
Kegiatan advokasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program KKBPK bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Nagekeo, Jumat (8/11/2019). 

POS-KUPANG.COM | MBAY - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (  BKKBN) Provinsi NTT, mengadakan kegiatan advokasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi ( KIE) Program KKBPK bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan itu bertempat di Aula Kantor Bupati Nagekeo dan dibuka oleh Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja.

Siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, menyebutkan kegiatan itu dilaksanakan Jumat (8/11/2019) di Kantor Bupati Nagekeo.

Perbup 37 Tahun 2019 Tingkatkan Penyerapan Anggaran Belanja Langsung di Sumba Timur

Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja mengatakan, pertumbuhan penduduk selalu dikoreksikan dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Apabila pertumbuhan penduduk yang tinggi disertai dengan kualitas SDM yang memadai, maka menjadi modal pembangunan dan keluarga.

"Namun yang menjadi persoalan, jika pertumbuhan penduduk yang tinggi dan tidak disertai kualitas yang memadai, maka akan menjadi beban pemerintah dan keluarga. Kita bangun kampung KB secara terintegrasi dan keroyokan, maka akan tercipta sarana dan prasarana jalan, pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan ekonomi, sehingga bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia,"ungkap Wabup Marianus.

Catat, Ini Prakiraan BMKG, Manggarai Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir

Wabup Marianus menyampaikan apresiasinya atas kehadiran perwakilan BKKBN NTT yang telah menerjemahkan dan menindaklanjuti advokasi pembangunan sektoral yang harus dibangun dari desa dan kelurahan.

Kata Marianus, pertemuan advokasi tersebut memiliki momentum strategis untuk memberikan dan menyamakan pemahaman terkait program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga di semua tingkatan mulai dari provinsi hingga ke desa dan kelurahan.

"Kita perlu diskusikan bersama untuk mendapatkan sebuah model yang efektif dalam menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan pembangunan dengan pertumbuhan penduduk, sejak dari desa dan kelurahan,"ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD Provinsi NTT Yoakim, dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa tujuan dari advokasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) adalah meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap Program Kependudukan Keluarga dan pembangunan Keluarga (KBPK).

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved