Pengunjung Membludak Saat Dengar Kesaksian Sekda NTT Dalam Sidang Korupsi NTT Fair

Pengunjung Membludak saat dengar kesaksian Sekda NTT dalam sidang Korupsi NTT Fair

Pengunjung Membludak Saat Dengar Kesaksian Sekda NTT Dalam Sidang Korupsi NTT Fair
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pengunjung menonton kesaksian Sekda NTT Ir Ben Polo Maing dalam sidang perkara korupsi NTT Fair dengan terdakwa KPA Yuli Afra di pengadilan Tipikor Kupang pada Senin (11/11/2019). 

Pengunjung Membludak saat dengar kesaksian Sekda NTT dalam sidang Korupsi NTT Fair

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengunjung membludak saat menyaksikan sidang lanjutan perkara Korupsi NTT Fair di Pengadilan Tipikor Kupang pada Senin (11/11/2019) siang.

Dalam sidang untuk terdakwa Kuasa Pengguna Anggaran pada Proyek NTT Fair Yulia Afra, penuntut menghadirkan Sekda NTT Ir Ben Polo Maing.

Ketika hakim mencabut skors pada pukul 14.00 Wita, dan menghadirkan Polo Maing, pengunjung tampak memenuhi ruang sidang.

Lokakarya Grand Design Dikbud NTT - Ini Alasan Pelaksanaannya

Ketika memberi keterangan, Polo Maing masih berpakaian seragam keki warna krem.

Sekda NTT Ir Ben Polo Maing saat memberi kesaksian dalam sidang perkara korupsi NTT Fair dengan terdakwa KPA Yuli Afra di pengadilan Tipikor Kupang pada Senin (11/11/2019).
Sekda NTT Ir Ben Polo Maing saat memberi kesaksian dalam sidang perkara korupsi NTT Fair dengan terdakwa KPA Yuli Afra di pengadilan Tipikor Kupang pada Senin (11/11/2019). (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)

Pantauan POS-KUPANG.COM di dalam ruang sidang, sekitar lebih dari 150-an pengunjung memenuhi ruangan. Ada yang menempati sembilan bangku pengunjung yang disediakan, namun lebih banyak yang menyaksikan sidang dengan berdiri.

Dalam sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Dju Johnson Mira Mangngi dan didampingi hakim anggota Ari Prabowo dan Ali Muhtarom, Polo Maing dicecar pertanyaan terkait peran dan aliran uang sejumlah Rp 100 juta dari Yuli Afra yang menjabat sebagai Kepala Dinas PRKP NTT.

Ini Pesan Dandim Manggarai Saat Acara Penutupan Program Pembinaan Teritorial di Borong

Uang tersebut diakui Polo Maing akan digunakan untuk mengadakan mobil Alphard bagi kepentingan operasional Gubernur NTT saat itu, Frans Lebu Raya yang akan mengakhiri masa jabatannya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved