Pendaftaran Testing CPNS 2019 Belum Bisa Dilakukan, Ada Data Yang Harus Dicocokan di Portal

kepastian selesainya sinkron data antara di SK Menpan dengan dalam SSCASN sehingga pendaftaran peserta testing CPNS bisa dimulai.

Pendaftaran Testing CPNS 2019 Belum Bisa Dilakukan, Ada Data Yang Harus Dicocokan di Portal
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Senin (11/11/2019). 

Pendaftaran Testing CPNS 2019 Belum Bisa Dilakukan, Ada Data Yang Masih Harus Dicocokan di Portal

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pendaftaran peserta testing CPNS tahun 2019 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), belum bisa mulai dilakukan pada tanggal 11 November 2019 sesuai dengan rencana awal.

Pasalnya data formasi di Menpan, yakni antara yang ada dalam Surat Keputusan (SK) dan data dalam portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) berbeda.

Data tersebut masih harus dicocokan lagi dan setelah itu baru bisa dibuka pendaftaran.

"Siapa saja bisa melamar secara online. Kami tetap memantaunya dan nanti fisik berkas lamaran dari para pelamar harus tetap hantar ke kami," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Sebastianus Wantung.

Dia ditemui wartawan di ruangan kerjanya, Senin (11/10/2019).

Pihaknya kata dia tetap menunggu kepastian selesainya sinkron data antara di SK Menpan dengan dalam SSCASN sehingga pendaftaran peserta testing CPNS bisa dimulai.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk formasi tenaga pendidik dibutuhkan 76 orang.

Formasi 76 orang guru yang dibutuhkan itu rinciannya, yakni guru Agama Katolik untuk SD butuh 3 orang.

Selanjutnya, guru Bahasa Indonesia untuk SMP 7 orang, guru Bahasa Inggris untuk SMP dan Satap sebanyak 4 orang, guru Bimbingan Konseling untuk SMP butuh 1 orang, guru IPA untuk SMP 6 orang, guru IPS SMP butuh 3 orang, guru kelas untuk SD 39 orang, guru Matematika untuk SMP 9 orang, guru Penjas untuk SD 3 orang dan guru PPKn untuk SMP 1 orang.

Tenaga kesehatan yang dibutuhkan, rinciannya yakni apoteker butuh 2 orang, bidan S1/D4 butuh 2 orang, bidan D3 butuh 15, dokter umum 8 orang, dokter gigi 2 orang, dokter spesialis THT 1 orang, nutrisionis 4 orang, nutrisionis terampil 1 orang

Penyuluh kesehatan masyarakat 4 orang, asisten apoteker (D3 Farmasi) 4 orang, D3 keperawatan butuh 10 orang, S1 Keperawatan + ners butuh 3 orang dan sanitarian terampil butuh 3 orang.

Sedangkan formasi tenaga tekhnis yang dibutuhkan, yaitu pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan di daerah butuh 3 orang, penyuluh pertanian 1 orang

Analis bangunan dan perumahan 1 orang, analis data dan informasi 1 orang, analis dokumen perizinan 1 orang, analis informasi 1 orang, analis infrastruktur 1 orang.

RESMI, Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka Hari Ini, Ikuti Alur Mendaftar dan Catat Ini Syarat-syaratnya

Tindaklanjut Instruksi Bupati Kamelus, Para Lurah dan Warga Mulai Terjun ke Lapangan

Analis penataan kawasan 1 orang, analis pengembangan infrastruktur 1 orang, analis pengembangan wilayah 1 orang, analis peraturan investasi 1 orang, analis perencanaan wilayah perumahan 1 orang dan pengelola sumber daya air 1 orang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved